logo

Merapi Empat Kali Muntahkan Wedus Gembel

 Merapi Empat Kali Muntahkan Wedus Gembel

Kondisi Gunung Merapi
21 Januari 2021 11:29 WIB
Penulis : Pudyo Saptono

SuaraKarya.id - YOGYAKARTA: Merapi masih terus berfluktuasi. Gunung api teraktif di Indonesia yang berada di perbatasan Jateng-DIY tersebut, sejak Rabu malam (20/1/2021), setidaknya terpantau kembali 4 kali memuntahkan wedus gembel (awan panas).

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida, membenarkan saat ini Gunung Merapi terus mengeluarkan material erupsi. Tercatat material di puncak berkisar 85 ribu meter kubik.

"Awan panas terjadi seiring munculnya lava pijar. Sejak Rabu (20/1/2021) pukul 18.00 WIB hingga Kamis pagi (21/1/2021) pukul 06.00 WIB tercatat empat kali awan panas guguran terjadi," katanya di Yogyakarta Kamis (21/1/2021).

Jarak luncur awan panas kali ini maksimal 1500 meter menuju ke barat daya. Selain itu juga lava pijar terus terjadi dengan jarak luncur antara 300 sampai 700 meter.

"Jika diakumulasi dalam satu hari pada 20 Januari 2021, kejadian luncuran awan panas paling tinggi, yaitu mencapai 14 kali. Sedangkan pagi ini baru satu kali," tuturnya.

Tingginya aktivitas vulkanik Merapi, lanjut Hanik, potensi bahaya berupa guguran lava dan awan panas berada pada sektor selatan-barat daya meliputi kali Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan kali Putih sejauh maksimal 5 km. Demikian pula ancaman lontaran material vulkanik saat terjadi erupsi eksplosif yang dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.***

Editor : Gungde Ariwangsa SH