logo

Penjelasan BMKG Soal Fenomena Waterspout/Puting Beliung Di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri

Penjelasan BMKG Soal Fenomena Waterspout/Puting Beliung Di Waduk Gajah Mungkur  Wonogiri

Istimewa
21 Januari 2021 04:56 WIB
Penulis : Dwi Putro Agus Asianto

SuaraKarya.id - JAKARTA: Pada tanggal 20 Januari 2021 jam 16.00 WIB, dilaporkan telah terjadi fenomena angin kencang yang berputar seperti belalai di atas perairan Waduk Gajah Mungkur - Wonogiri, Jawa Tengah. Fenomena tersebut dikenal dengan waterspout yang identik dengan fenomena puting beliung tetapi terjadi di atas permukaan air yang luas.

Deputi Bidang Meteorologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Guswanto, M.Si. dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (20/1/2021) menjelaskan, fenomena waterspout terbentuk dari sistem awan cumulonimbus (CB). Namun demikian, tidak semua awan CB dapat menimbulkan fenomena tersebut, tergantung pada kondisi labilitas atmosfer.

Keberadaan awan CB juga dapat mengindikasikan adanya potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dan pada kondisi tertentu dapat menimbulkan potensi puting beliung/waterspout.

Karakteristik fenomena waterspout adalah sebagai berikut:
1. Kejadiannya bersifat lokal 
2. Terjadi dalam periode waktu yang singkat, umumnya sekitar kurang lebih 10 menit
3. Lebih sering terjadi pada siang atau sore hari, dan terkadang menjelang malam hari
4  Hanya muncul dari sistem awan Cumulonimbus (CB), tetapi tidak semua awan CB dapat menimbulkan fenomena waterspout.
5. Kemungkinannya kecil untuk terjadi kembali di tempat yang sama dalam waktu yang dekat.

Wonogori selama bulan Januari-Februari ini masih berada pada periode puncak musim hujan, sehingga potensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang bahkan puting beliung masih perlu diwaspadai hingga Februari mendatang.

"Ketika ada kejadian fenomena cuaca esktrem (Waterspout) tersebut, masyarakat dihimbau untuk berhati-hati dengan tidak mendekati area kejadian fenomena tersebut guna menghindari risiko yang lebih buruk, " kata Guswanto mengingatkan.

Selama periode puncak musim hujan Januari-Februari, masyarakat dihimbau untuk tetap waspada potensi cuaca ekstrem dan dihimbau untuk selalu update informasi cuaca dari kanal-kanal informasi BMKG.

Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, BMKG membuka layanan informasi cuaca 24 jam, yaitu melalui:

- http://www.bmkg.go.id;
- _follow_ media sosial @infoBMKG;
- aplikasi iOS dan android "Info BMKG";
- atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat. ***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto