logo

Pembangunan Depok Tahun 2022 Fokus Pada Tiga Sektor

Pembangunan Depok Tahun 2022 Fokus Pada Tiga Sektor

Pusat Kota Depok, Jawa Barat
20 Januari 2021 22:37 WIB
Penulis : Windrarto

SuaraKarya.id - DEPOK: Pembangunan Kota Depok, Jawa Barat, di tahun 2022 berfokus pada tiga sektor sebagai penanganan lebih lanjut pasca pandemi Covid-19. Adapun tiga sektor yang menjadi fokus utama yaitu kesehatan, ekonomi, dan sosial.

Hal itu dikatakan Sekretaris Daerah Kota Depok Hardiono dalam rapat Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Depok Tahun 2022 secara virtual di Aula Bappeda, Rabu (20/1/2021)

"Tahun depan diharapkan permasalahan dan dampak Covid-19 menurun seiring meningkatnya masyarakat yang divaksin," ujarnya seperti dikutip dari portal berita Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.

Pemkot Depok, tuturnya, akan memasukkan empat isu strategis dalam rancangan awal RKPD tahun 2022. Pertama, daya saing daerah yang dicirikan oleh tingginya kualitas SDM dan pertumbuhan ekonomi yang ditopang oleh kewirausahaan dan ekonomi kreatif.

Kedua, infrastruktur fisik dan nonfisik yang terintegrasi, efisien dan ramah lingkungan demi menunjang kualitas layanan masyarakat yang optimal. Ketiga, kualitas permukiman dan lingkungan hidup yang baik dan terjaga secara berkelanjutan.

"Isu strategis terakhir adalah kehidupan masyarakat yang ramah dan dinamis, bercirikan kuatnya nilai-nilai keluarga dan terpeliharanya kebhinekaan," ujarnya.

Keempat isu strategis ini, tuturnya, dapat terselesaikan dalam kurun wartu lima tahun ke depan. Sebab, sudah tercantum dalam rancangan teknokratik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021-2026.

"Semoga dari hasil rapat konsultasi publik ini dapat terbentuk rancangan RKPD tahun 2022," ujarnya.

Sementara itu Kepala Bappeda Kota Depok Widyati Riyandani mengatakan, rapat ini untuk memperoleh saran dan masukan dari Perangkat Daerah dan stakeholder guna menyempurnakan penyusunan RKPD.

"Rancangan RKPD ini akan disepakati dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kota Depok, lalu hasilnya dievaluasi tim Provinsi Jawa Barat dan ditetapkan Peraturan Wali Kota tentang RKPD," ujarnya usai rapat.

Dia menuturkan, terdapat beberapa tahapan penyusunan RKPD. Mulai dari persiapan penyusunan, konsultasi publik, penyusunan rancangan awal, penyusunan Kebijakan Umum Anggaran (KUA), serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS).

RKPD, ujarnya, merupakan dokumen perencanaan tahunan sebagai implementasi dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Di dalamnya berisi kerangka ekonomi, prioritas pembangunan, rencana kerja, dan anggaran yang digunakan dalam kurun waktu satu tahun.

"Penyusunan RKPD 2022 berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. Rencana Kerja Pemerintah (RKP), RPJMD Provinsi Jawa Barat, Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Depok, Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS)," ucapnya.***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto