logo

ASN Terkena Covid, Kantor BPPKAD Kota Solo Ditutup Sementara

ASN Terkena Covid, Kantor BPPKAD Kota Solo Ditutup Sementara

Kantor Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kota Solo, Jawa Tengah, ditutup sementara setelah adanya tiga ASN (aparatur sipil negara) ?terpapar Covid-19
19 Januari 2021 22:44 WIB
Penulis : Endang Kusumastuti

SuaraKarya.id - SOLO: Kantor Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kota Solo, Jawa Tengah, ditutup sementara setelah tiga ASN (aparatur sipil negara) ?terpapar Covid-19. Penutupan kantor yang berada di kompleks Balai Kota Solo itu dilakukan mulai Rabu 20 hingga Minggu 24 Januari 2021.

"Ada yang positif Covid, ketiga ASN tersebut kemarin bersama ASN lainnya mengikuti rapat membahas APBD," jelas Kepala BPPKAD Kota Solo, Yosca Herman Soedrajat kepada wartawan, Selasa (19/1/2021).

Menurut Yosca, tiga ASN yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut sebelumnya melakukan interaksi dengan ASN lain yang hadir dalam pembahasan APBD. Sehingga, banyak pegawai yang harus diswab.

"Kebetulan ada intruksi tentang WFH (work from home) 75 persen dan 25 persen makanya sekarang lebih baik WFH semua saja. Karena kalau di tracing dan semua harus swab, setelah diswab kan istirahat selama seminggu, jadi lebih baik WFH semua," jelasnya lagi.

Yosca mengatakan jumlah pegawai yang menjalani WFH ada sekitar 70 orang. Kantor BPPKAD dari lantai satu hingga tiga akan ditutup selama lima hari dan gedung kantor akan disemprot disinfektan. Masyarakat yang akan mengurus pajak dan yang lain masih tetap bisa dilayani. Yakni di lima korwil di kecamatan.

'Di kecamatan masih buka dan bisa melayani. Kalau yang ngurus di sini itu sebagian besar pendapatan dan pencairan. Kalau pendapatan juga bisa diserahkan ke korwil," katanya.

Sedangkan urusan keuangan tidak bisa dilakukan dikorwil. Sehingga harus menunggu saat dibukanya kembali kantor tersebut.

Selain Kantor BPPKAD, Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) juga ditutup setelah sembilan pegawainya terkonfirmasi positif Covid. Akibatnya layanan adminduk dilakukan secara online. Sedangkan pengambilan berkas dilakukan di kantor kekurahan dan kecamatan.

Sementara itu hingga Selasa ini tercatat sebanyak 7.292 terkonfirmasi positif Covid. Sebanyak 2.133 sembuh, 2.133 menjalani isolasi dan 313 menjalani perawatan.Sedangkan jumlah pasien Covid mencapai 340 orang.***