logo

Petugas Sisir Pantai Muaragembong Pasca Ditemukan Potongan Tubuh Manusia Korban Sriwijaya

Petugas Sisir Pantai Muaragembong Pasca Ditemukan Potongan Tubuh Manusia Korban Sriwijaya

Petugas Polsek Muaragembong menyisir pencarian korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di Pantai Muara Bungin, pasca ditemukannya potongan telapak kaki kiri di Kampung Muara Mati, Desa Pantai Bahagia, Selasa (19/1/2021). (FOTO: Dharma/Suarakarya.id).
19 Januari 2021 18:40 WIB
Penulis : Dharma

SuaraKarya.id - CIKARANG: Petugas dari Polsek Muaragembong melakukan penyisiran sepanjang Pantai Muara Bungin, Kecamatan Muaragembong, pasca ditemukannya potongan tubuh manusia berupa telapak kaki kiri yang diduga korban pesawat Sriwijaya Air pada Senin (181/2021) sekitar pukul 11.30 WIB.

"Kami melakukan penyisiran kembali untuk mengantisipasi masih ada sisa dari puing-puing pesawat maupun jenazah yang bisa ditemukan," kats Humas Polsek Muaragembong Bripka Rohimah kepada awak media, Selasa (19/1/2021).

Penyisiran dilakukan sepanjang Pantai Bungin, Desa Pantai Bakti hingga lokasi penemuan potongan telapak kaki di Kampung Muara Mati, Desa Pantai Bahagia.

"Untuk penyisiran kita mengikuti arus, ketika gelombang lagi besar biasanya kita nyisir siang atau pun sore, sekitar perjalanan dua jam," ujar Imeh biasa disapa.

Ia menghimbau kepada nelayan yang berada di sekitar pesisir pantai agar membantu pihak kepolisian ketika menemukan sesuatu yang mencurigakan.

"Kami memberikan himbauan kepada nelayan yang sedang melaut ketika melihat sesuatu yang aneh ditengah laut agar segera melapor ke Polsek Muaragembong atau di Posko Pesawat Sriwijaya Air yang berlokasi di Pantai Muara Bungin," ujar Imeh. 

Warga Kampung Muara Mati, RT 004/RW 005, Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, digegerkan dengan penemuan potongan telapak kaki kiri manusia.

Potongan tubuh manusia itu ditemukan di tepi pantai dalam kondisi mengapung.

Diberitakan sebelumnya, Kapolsek Muaragembong Ajun Komisaris Polisi Dhanar Dhono Vernandhie membenarkan adanya penemuan potongan telapak kaki manusia tersebut. Ia mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan.

"Masih diselidiki," kata Dhanar saat dikonfirmasi awak media, Senin (18/1/2021).

Menurut Dhanar, potongan telapak kaki kiri itu telah dibawa ke RS Kramat Jati, Jakarta Timur. Tim forensik akan melakukan analisa guna mengetahui potongan telapak kaki manusia tersebut.

"Setelah polisi datang ke TKP langsung memeriksa kemudian membawa potongan tubuh manusia ke RS Kramat Jati untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.

Berdasarkan informasi, penemuan telapak kaki manusia itu pertama kali diketahui oleh Tabroni seorang penggarap empang sekitar pukul 11.30 WIB. 

Mulanya, Tabroni sedang berkeliling atau mengontrol empang garapannya yang berbatasan langsung dengan tepi pantai. 

Selanjutnya, yang bersangkutan mendekat dan melihat benda yang terapung tersebut adalah potongan tubuh manusia. 

Kemudian, saksi Tabroni memberitahukan saksi Nurhasan, dan selanjutnya melaporkan kejadian itu ke kantor polisi. ***

Editor : Markon Piliang