logo

Jumlah Pendaftar Online Di UMS Capai 3.000-an Calon Mahasiswa

Jumlah Pendaftar Online Di UMS Capai 3.000-an Calon Mahasiswa

Kepala Biro Administrasi Akademik (BAA) UMS, Triyono
19 Januari 2021 18:02 WIB
Penulis : Endang Kusumastuti

SuaraKarya.id - SOLO: Sejak dibuka Desember 2020 lalu, jumlah pendaftar calon mahasiswa baru di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Solo mencapai 3.103 pendaftar. Dari jumlah tersebut yang sudah dipastikan lolos sebanyak 1.054 pendaftar.

"Dari pendaftar yang telah lolos tersebut sebanyak 420 diantaranya telah melakukan registrasi sehingga resmi menjadi mahasiswa UMS," jelas Kepala Biro Administrasi Akademik (BAA) UMS, Triyono, Selasa (19/1/2021).

Tiga program studi yang paling banyak diminati adalah Kedokteran Umum, Kedokteran Gigi ,Psikologi dan PGSD (Pendidikan Guru Sekolah Dasar). Selama masa pandemi, pendaftaran dilakukan sepenuhnya melalui online yakni melalui laman https://e-seleksi.pmb.ums.ac.id/ di mana proses pendaftarannya menggunakan jalur raport dan prestasi.

Lebih lanjut, Triyono mengatakan ada empat komponen yang menjadi penentu diterima atau tidaknya pendaftar di UMS. Keempat komponen tersebut yakni portolio raport, prestasi calon mahasiswa yang diakui, ketetatan prodi yang dipilih dan akreditasi asal sekolah.

"Untuk tes kesehatan yakni tes kesehatan baik fisik maupun kejiwaan atau yang biasa dikenal dengan tes MMPI (Minnesota Multiphasic Personality Inventory) yang biasanya dilakukan di UMS, saat ini dilakukan di daerah masing-masing. Karena masih dalam kondisi pandemi," jelasnya lagi.

Meskipun pelayanannya full online namun secara kualitas tidak jauh berbeda dengan layanan One Day Service (ODS) yang biasanya dilakukan.

“Pelayanan E-Seleksi ini tidak jauh berbeda dengan ODS secara luring, jadi kalau semua berkas sudah dimasukkan ke online kemudian akan diverifikasi oleh petugas, dan setelah diyatakan valid maka siang harinya langsung divalidasi dan diumumkan lolos atau tidaknya,” paparnya.

Sedangkan untuk registrasi mahasiswa, Triyono mengatakan masih tetap dilakukan secara online. Mereka yang sudah registrasi akan mendapatkan notifikasi di akunnya bahwa dirinya sudah berhasil registrasi.

Selanjutnya, untuk foto mahasiswa, pembuatan KTM (Kartu Tanda Mahasiswa) dan penyerahan jas almamater itu menunggu pandemi semakin membaik karena nanti mereka harus datang ke kampus. ***

Editor : Markon Piliang