logo

Gempa Sulbar, Menaker Instruksikan Agar Bantuan Menjangkau Hingga Ke Pelosok

 Gempa Sulbar, Menaker Instruksikan Agar Bantuan Menjangkau Hingga Ke Pelosok

Menaker Ida Fauziyah.(foto,ist)
16 Januari 2021 22:45 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - JAKARTA: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, menginstruksikan, agar penyaluran bantuan bagi korban bencana gempa bumi di daerah Mamaju dan Majene, Sulawesi Barat bisa sampai langsung kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama yang berada di daerah pelosok yang sulit terjangkau.

Karenanya, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengerahkan Mobil Training Unit (MTU) dari Balai Latihan Kerja (BLK) Makassar dan mobil Unit Reaksi Cepat (URC) Pengawas Ketenagakerjaan dari Balai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta kendaraan-kendaraan dinas untuk mempercepat penyaluran sumbangan bantuan yang telah terkumpul.

"Kami mengajak berbagai pihak untuk bersama-sama menggalang bantuan, guna membantu saudara-saudara kita yang menjadi korban gempa di Sulawesi Barat. Saya juga telah meminta kepada jajaran untuk memastikan distribusi bantuan dapat menjangkau pelosok desa di daerah sekitar gempa,” tutur Menaker, di Jakarta, Jumat (15/1/2021).

Untuk penggalangan bantuan, dia menjelaskan, pihaknya telah mengajak sejumlah pihak, untuk bersama-sama membantu masyarakat yang menjadi korban gempa. Bantuan yang digalang berupa dana tunai, pakaian layak pakai, obat-obatan, serta makanan.

"Penggalangan bantuan melibatkan internal pegawai Kemnaker, mitra perusahaan, serta jSerikat Pekerja dan Serikat Buruh. Saat ini, penggalangan bantuan masih berlangsung,” terangnya.

Menaker menerangkan, nantinya distribusi akan melibatkan Pengawas Ketenagakerjaan di Balai K3 dan para instruktur BLK Makassar, yang berada di sekitar lokasi gempa. Kebutuhan urgen saat ini, kebutuhan di kamp pengungsian seperti tenda, kebutuhan makanan dan air minum, karena hampir semua warga memilih mengungsi untuk sementara.

“Saya telah meminta agar menyiapkan MTU dan mobil URC untuk bisa dikerahkan menyalurkan bantuan. Sehingga, dapat menjangkau pelosok-pelosok desa,” jelasnya.

Seperti diketahui, gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, hingga ke Kabupaten Mamuju dan sekitarnya pada Jumat (15/1/2021) sekitar pukul 01.28 WIB. BMKG menyatakan, pusat gempa berada di 6 kilometer timur laut Majene, dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Sebelumnya, Majene juga diguncang gempa dengan kekuatan magnitudo 5,9, Kamis (14/1/2021) sekitar 13.35 WIB.***

Editor : Gungde Ariwangsa SH