logo

Gempa Bumi Tektonik M5,2 Di Sulawesi Utara Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Bumi Tektonik M5,2 Di Sulawesi Utara Tidak Berpotensi Tsunami

16 Januari 2021 07:50 WIB
Penulis : Dwi Putro Agus Asianto

SuaraKarya.id - JAKARTA: Gempa bumi dengan Magnitudo M 5,2 terjadi di wilayah Sulawesi Utara pada  hari Sabtu, 16 Januari 2021 pukul 06.00.05 WIB. Pihak Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno M.Si dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (16/1/2021) menjelaskan sebagai berikut:

Kejadian dan Parameter Gempa bumi:
Hari Sabtu, 16 Januari 2021 pukul 06.00.05 WIB wilayah Sulawesi Utara diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo  M=5,1. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 1,48 LU dan 126,04 BT , atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 95 km arah Timur Kota Bitung, Sulawesi Utara pada kedalaman 78 km.

Jenis dan Mekanisme Gempa Bumi:
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Laut Maluku. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik ( Thrust fault ). 

Dampak Gempa Bumi:
Guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Tondano, II-III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ), Bitung, I-II MMI ( Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.
Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.

Gempa Bumi Susulan:
Hingga hari Sabtu, 16 Januari 2021 pukul 06.24 WIB, Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan ( aftershock).

Rekomendasi:
Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah.

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg. *** 

Editor : Dwi Putro Agus Asianto