logo

Gagal Kontruksi: Inspektorat Diminta Audit Forensik Peningkatan Jalan Wanasari

Gagal Kontruksi: Inspektorat Diminta Audit Forensik Peningkatan Jalan Wanasari

Peningkatan Jalan Wanasari-Pulo Puter sejajar CBL. (FOTO: Dok/Suarakarya.id).
14 Januari 2021 20:59 WIB
Penulis : Dharma

SuaraKarya.id - CIKARANG: Kontruksi peningkatan jalan Wanasari-Pulo Puter sejajar CBL disoal tokoh pemuda Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Komarudin. Pasalnya, kegiatan belanja yang bersumber dari APBD murni TA 2020 senilai Rp7.543.000.000 dinilai gagal kontruksi.

"Seharusnya, kegiatan dengan nilai pagu paket yang begitu besar, dapat dikerjakan dengan baik oleh pihak penyedia (kontraktor)," kata Komarudin kepada Suarakarya.id, Jumat (15/1/2021).

Ia pun menyayangkan, mengingat akses jalan tersebut merupakan akses jalan yang cukup vital sebagai penghubung antar kecamatan.

"Berdasarkan Pasal 96 ayat (1) UU No. 2 Tahun 2017 tentang Jasa Kontruksi, penyedia jasa dapat dikenakan sanksi administratif mulai dari peringatan tertulis, penghentian sementara konstruksi, hingga pencabutan izin," terangnya.

Dengan demikian, ia yang mewakili pemuda dan masyarakat meminta kepada Inspektorat Kabupaten Bekasi tidak tutup mata.

"Kami minta Inspektorat untuk segera lakukan audit forensik untuk mengetahui persoalan apa yang membuat pekerjaan dimaksud gagal kontruksi," katanya. 

Ia juga mengingatkan, pembangunan infrastruktur jalan begitu penting bagi masyarakat sebagai sarana dan prasarana penunjang berjalannya roda perekonomian. 

"Karena itu kami minta Inspektorat bertindak responsif dan segera membentuk tim untuk melakukan audit forensik," pungkasnya. ***

Editor : Gungde Ariwangsa SH