logo

Menko PMK: Donor Konvalesen Upaya Membantu Menyelamatkan Orang Terjangkit Covid-19.

 Menko PMK: Donor Konvalesen Upaya Membantu Menyelamatkan Orang Terjangkit Covid-19.

Menko PMK Muhadjir Effendy (kanan berdialog dengan seorang pendonor darah.(foto,ist)
14 Januari 2021 19:08 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - JAKARTA: Angka kasus Covid-19 di Indonesia hingga Rabu (13/1/2021) masih terus meningkat signifikan. Data terbaru, kasus positif tercatat bertambah 11.278 orang, secara kumulatif mencapai 858.043 orang. Namun, angka kesembuhan pun terus mengalami peningkatan.

Angka kesembuhan berdasarkan data terbaru bertambah 7.657 orang, atau secara kumulatif menjadi 703.464 orang. Sementara, kasus meninggal bertambah 306 orang atau secara kumulatif menjadi 24.951 orang.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, saat berkunjung ke Markas Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta, Rabu (13/1/2021) mengatakan, donor konvalesen merupakan salah satu upaya untuk membantu menyelamatkan mereka yang masih terjangkit Covid-19.

Perlu diketahui, peningkatan pasien sembuh karena memiliki antibodi terhadap Covid-19 dalam berbagai level. Antibodi dalam plasma darah yang cukup tinggi inilah, yang dapat didermakan ke pasien lainnya, guna membantu mempercepat kesembuhan.

Di 29 Unit Donor Darah (UDD) PMI, penyintas Covid-19 dapat melakukan donor plasma konvalesen idengan syarat medis tertentu. "Sudah terbukti dengan adanya plasma konvalesen itu banyak pasien Covid-19 yang terselamatkan," ujar Menko PMK.

Dia mengimbau kepada para penyintas yang telah sembuh dari infeksi virus untuk melakukan donor plasma konvalesen, yang dapat menyelamatkan pasien Covid-19. "Saya mohon kepada penyintas yang telah disembuhkan oleh Allah, oleh Tuhan dari wabah Covid-19 ini. Sekarang saatnya, untuk memberi bantuan, memberikan sebagian dari berkahnya, kepada saudara-saudaranya yang sekarang sedang mengalami cobaan," tuturnya.

Pemerintah akan mencanangkan Gerakan Nasional Donor Plasma Konvalesen beberapa hari mendatang. Pencanangan gerakan ini, rencananya akan dilaksanakan secara daring dan luring di kantor Pusat PMI di Jakarta.

Secara daring rencananya akan dihadiri Presiden Joko Widodo dan secara luring dihadiri para menteri dan kepala lembaga. Selain itu, juga akan dilakukan pelaksanaan donor plasma konvalesen dengan melibatkan pendonor dari pejabat-pejabat publik.

Menko PMK mengharapkan, dengan adanya gerakan ini dapat menumbuhkan pendonor-pendonor potensial dan mampu menekan angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia. "Mudah-mudahan dengan mereka nanti beramai-ramai mendonor konvalesen akan ikut mencegah angka fatalitas Covid-19 di Indonesia yang masih di atas rata-rata dunia," kata dia.

Pada kesempatan itu, Menko PMK juga mengecek kelayakan peralatan donor. Dikemukakannya, saat ini stok kantong darah mengalami penurunan. Karenanya, dia mengajak seluruh warga masyarakat, untuk berpartisipasi mendonorkan darahnya di cabang PMI setempat.***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto