logo

Andalkan IPOT, Indo Premier Incar 200 Ribu Nasabah Baru

  Andalkan IPOT, Indo Premier Incar 200 Ribu Nasabah Baru

14 Januari 2021 12:22 WIB
Penulis : Andira

SuaraKarya.id - SURABAYA: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terkoreksi tajam pada 2020 tidak membuat lesu pasar saham. Sebaliknya, harga saham yang sedang murah itu justru banyak dimanfaatkan oleh calon investor untuk memulai investasi di saham.

Bahkan PT Indo Premier Sekuritas melalui aplikasi terkininya IPOT, mencatatkan lonjakan penambahan investor baru pada 2020 lalu. "Data internal menunjukkan target 100.000 nasabah baru pada 2020 justru terlampaui di tengah pandemi Covid-19," ujar Head of Marketing PT Indo Premier Sekuritas, Paramita Sari, Kamis (14/1/2021).

Jumlah nasabah baru itu, kata dia, didominasi oleh kalangan milenial dan usia produktif 20-35 tahun. Sepanjang 2020 terdapat penambahan lebih dari 150.000 nasabah baru di Indo Premier dengan dominasi kalangan tersebut.

Investor baru dari kalangan milenial dan usia produktif, kata dia, tertarik masuk ke pasar modal karena daya tarik modal awal yang sangat terjangkau dan kemudahan dalam transaksinya yang kini sudah berbasis aplikasi. Aplikasi IPOT dengan fitur-fitur unggulannya, diklaim  telah menjadi daya pikat investor pemula untuk mendulang cuan dari pasar saham.

Aplikasi IPOT dapat diandalkan sejak saat pembukaan pasar. Aplikasi ini juga disebut lebih reliable yang akhirnya menjadi salah satu upaya mereka untuk terus mengupgrade sistem dan aplikasi agar nasabahnya menjadi lebih nyaman saat bertransaksi.

Seperti diketahui, saat market buka pertama kali,  para pelaku pasar selalu berjubel masuk pasar untuk bertransaksi. Platform dan aplikasi trading biasanya langsung terkendala begitu ada traffic tinggi.

Sebaliknya, dengan aplikasi IPOT, semua keeluhan dan kekhawatiran nasabah yang tidak bisa bertransaksi di menit-menit pertama pembukaan market itu, kata dia relatif tidak terdengar. "Aplikasi IPOT mampu menampung nasabah seberapa pun pada saat market open pertama kali sehingga nasabah pun nyaman dalam berinvestasi atau trading," ujarnya.

Dengan kecanggihan super app IPOT ini Indo Premier pun optimis pada 2021 ini jumlah nasabah baru akan semakin tumbuh drastis. Pihaknay menargetkan, pada 2021 ini akan ada tambahan 200.000 nasabah baru.  Melalui aplikasi IPOT canggih dan konsolidasi solid tim Indo Premier, pihaknya optimsi target ini bakal tercapai.

Menurutnya, resolusi tahun baru dengan target nasabah baru ini bukan ilusi, karena banyak sekali sentimen positif untuk pasar modal Indonesia. Dia kemudian menyebutkan tentang distribusi vaksin Covid-19 hingga pemulihan ekonomi yang memunculkan optimisme dan secercah harapan.

Menurutnya, secara keseluruhan sentimen positif masih lebih kuat dibanding sentimen negatif. Meski demikian, kondisi ini bukan berarti pergerakan IHSG akan selamanya melaju mulus karena dalam dunia investasi selalu ada volatilitas yang terduga maupun yang tidak terduga.***