logo

Pemkab Bekasi Segel 18 THM Dan 20 Wisata Kuliner

Pemkab Bekasi Segel 18 THM Dan 20 Wisata Kuliner

Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja didampingi Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Hendra Gunawan menyegel THM di Hotel Grand Surya, Cikarang Selatan, Rabu (13/1/2021) malam. (FOTO: Dharma/Suarakarya.id).
13 Januari 2021 22:51 WIB
Penulis : Dharma

SuaraKarya.id - CIKARANG: Pemerintah Kabupaten Bekasi menyegel tempat hiburan malam yang melanggar protokol kesehatan di masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

"Hari ini serentak ada 18 tempat hiburan malam dan 20 wisata kuliner terhadap kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan," kata Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja kepada awak media usai menyegel club malam di Hotel Grand Surya, Cikarang Selatan, Rabu (13/1/2021) malam.

Kegiatan penutupan sementara operasional THM di Hotel Grand Surya itu dipimpin langsung oleh Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja bersama Kapolres, Dandim, serta Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi.

"Kita ingin bahwa ini semua kita lakukan dalam rangka pencegahan terhadap penyebaran Covid-19 yang ada di wilayah Kabupaten Bekasi," jelas Eka.

Bupati berharap kepada pengusaha THM maupun kuliner agar dapat mematuhi apa yang menjadi ketentuan dalam rangka protokol kesehatan. 

"Sesuai aturan kami sudah mengeluarkan surat edaran dalam rangka pencegahan Covid-19," tegas Eka.

Usai menyegel THM di Hotel Grand Surya Cikarang Selatan, Bupati berserta Forkopimda langsung bertolak ke Diskotik Lutte di Jalan Inspeksi Kalimalang, Tambun Selatan.

Dilokasi, Bupati Eka menyegel secara permanen cafe tersebut. Pasalnya, beredar video viral kerumunan pengunjung.

"Kita sudah perintahkan melalui Kasatpol PP untuk dikaji, dan kita tutup permanen. Karena memang ini sangat membahayakan seperti kursi-kursi cukup rapat dan ventilasi tidak ada," ucap Eka.

Menurut Eka, diskotolik lutte telah melanggar protokol kesehatan. Karena itu, dalam upaya memerangi penyebaran Covid-19, pihaknya bersama Forkopimda  bersungguh-sungguh melakukan penyegelan sejumlah THM yang melanggar aturan.

"Kita tidak akan segan mengambil timdakan yang tegas terhadap pengusaha yang masih membandel," tegas Eka. ***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto