logo

Petani Binaan IPDMIP Kementan Di Humbahas Siap Dukung Swasembada Pangan

Petani Binaan IPDMIP Kementan Di Humbahas Siap Dukung Swasembada Pangan

13 Januari 2021 10:18 WIB
Penulis : Syamsudin Walad

SuaraKarya.id - HUMBANG HASUNDUTAN: Dukungan untuk swasembada pangan disampaikan  petani binaan Staf Lapangan IPDMIP di Kabupaten HUmbang Hasundutan, Sumatera Utara.

Kesiapan petani ini disampaikan setelah Staf Lapangan IPDMIP Rotua Nainggolan, melaksanakan pendampingan berupa kegiatan pengolahan lahan sawah terhadap anggota kelompok tani (poktan) Bergiat, Senin (11/01/2021). Keiatan ini dilakukan untuk menyukseskan program swasembada pangan. 

Kegiatan pendampingan dilakukan di lahan sawah seluas 0,5 hektar milik kelompok tani (poktan) Bergiat, Desa Parsingguran I, Kecamatan Pollung, Humbang Hasundutan.

Menurut Rotua Nainggolan, pengolahan lahan tanah pada budidaya tanaman padi bertujuan untuk mengubah sifat fisik tanah. 

"Tujuannya agar lapisan yang semula keras berubah menjadi gembur. Hal itu menyebabkan gulma mati dan membusuk menjadi humus, memperbaiki aerase tanah, serta mempermudah penyerapan unsur hara," katanya. 

Pada pengolahan lahan ini, dilakukan juga perbaikan serta pengaturan  pematang sawah dan selokan. Perbaikan pematang sawah di  bertujuan untuk mempermudah pengaturan irigasi sehinggga  menghemat pemakaian air sekaligus mempermudah perawatan tanaman.

"Secara umum pengolahan lahan tanah dibagi menjadi 3 fase, yaitu Penggenangan tanah sampai jenuh air, Membajak dan membalikkan tanah, dan Menggaru untuk menghacurkan  dan melumpurkan tanah," jelasnya.

Setelah selesai fase pengolahan lahan  tanah, maka lahan siap  untuk ditanami. Adapun ciri-ciri lahan yang siap ditanami yaitu tanah terolah sampai lumpur, permukaan tanah rata, seta lahan bersih  dari gulma dan sisa tanaman lain.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, mengatakan petani harus bisa menyerap ilmu dari IPDMIP.

"IPDMIP memiliki banyak manfaat. Selain bisa membantu meningkatkan produktivitas, IPDMIP juga bisa membantu meningkatkan kesejahteraan petani. Oleh karena itu, kita harap petani bisa menyerap ilmu yang disampaikan," katanya.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan pertanian tidak boleh berhenti dalam kondisi apa pun.

"Pertanian harus menyediakan pangan bagi seluruh masyarakat Indonesia . Artinya, pertanian tidak boleh berhenti. Manfaatkan semua lahan yang tersedia untuk tanam," katanya.

Editor : Dwi Putro Agus Asianto