logo

Hindari Kerumunan, Uji Kelayakan Calon Kapolri Tanpa Kunjungi Rumah Pribadi

Hindari Kerumunan, Uji Kelayakan Calon Kapolri Tanpa Kunjungi Rumah Pribadi

Hinca Panjaitan.
12 Januari 2021 18:12 WIB
Penulis : B Sadono Priyo

SuaraKarya.id - JAKARTA: Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis tidak lama lagi akan memasuki masa pensiun. Calon penggantinya kini sedang diproses oleh Kepala Negara untuk diserahkan kepada DPR.

Seperti tradisi sebelumnya, Presiden RI akan memilih satu calon untuk diproses di parlemen. Namun, dalam tradisi kali ini, prosesnya berbeda karena Pandemi Covid-19. Anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan mengungkapkan, tidak ada kunjungan ke rumah calon Kapolri seperti pada saat fit and proper test calon Kapolri sebelumnya.

“Fit and proper test nantinya akan full di DPR karena Covid dan seterusnya tadi pimpinan dan kami semua setuju tidak ada kunjungan ke rumah calon Kapolri,” ungkap Hinca.

Hal ini dalam rangka mematuhi Protokol Kesehatan, mengingat setiap mengunjungi kediaman rumah calon Kapolri, diwarnai kerumunan orang.

Politisi Partai Demokrat ini menerangkan, masing-masing fraksi nantinya akan melakukan pendalaman yang cukup sehingga masyarakat bisa mendapatkan secara utuh calon Kapolri kita ini. “Baik karier pribadinya, keluarganya, maupun bisa dan misinya ke depan untuk membawa kepolisian ke depannya di tengah sorotan masyarakat tentang penegakkan hukum di Indonesia,” sambungnya.

Hinca Panjaitan  menyebutkan hari Senin depan  dipilih untuk menyelenggarakan fit and proper test calon Kapolri. “Karena hari ini belum masuk Surat Presidennya, sementara hari Rabu, Kamis, dan Jumat sudah tanggung kan? Karena nanti masukknya tidak langsung ke Komisi III tetapi harus melalui pimpinan DPR RI, pimpinan nanti kan Bamus dulu, setelah Bamus, baru ke Komisi III,” ujar legislator asal Dapil Sumut 3 ini.

Jadi, tambah Hinca, minggu ini mungkin selesai di level pimpinan, lalu nanti diturunkan ke Komisi III DPR RI. “Kamilah nanti pada minggu depan yang harus menyelesaikan. Kira-kira begitu tahapannya, secara detail nanti kita lihat tahapannya seperti apa. Itu tadi poin-poinnya,” ujar Hinca.

Hari hari ini, Komisi III DPR RI menggelar rapat internal guna menyiapkan konsep dan jadwal fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan) calon Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis.

“Tentu hal itu dibicarakan dalam rapat internal Komisi III dan rapat pimpinan Komisi III yang sekarang sudah selesai kami lakukan,” kata Ketua Komisi III DPR RI Herman Herry di Kompleks Parlemen, Selasa.

Herman mengungkapkan, dalam rancangan Komisi III DPR RI, para pimpinan dan anggota Komisi III berharap kalau bisa dalam minggu ini surat masuk kemudian dibawa ke Badan Musyawarah (Bamus). “Dalam aturan sudah tidak perlu dibawa ke rapat paripurna lagi dan segera dari Bamus ada penugasan kepada Komisi III. Kalau bisa hari Kamis, kami sudah bisa mengudang Kompolnas dan PPATK guna menyelenggarakan RDPU nanti,” ungkapnya.

Herman Herry pun berharap, kalau bisa Senin atau Selasa depan sudah bisa fit and proper tes. “Itu konsep kami karena masa sidang kami pendek sekali hanya 29 hari, jadi kami mencoba menyesuaikan semua acara,” jelas politisi PDI Perjuangan ini.

Lebih jauh, Herman pun mengharapkan, esok hari sudah masuk Surat Presiden terkait nama Kapolri baru, namun hal itu sepenuhnya kewenangan Presiden Jokowi dan DPR RI tak dapat mencampurinya.***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto