logo

Twitter Nonaktifkan Akun Presiden Trump Terkait Kerusuhan Kongres

Twitter Nonaktifkan Akun Presiden Trump Terkait Kerusuhan Kongres

Pengunjuk rasa pro-Trump bentrok dengan polisi Capitol pada rapat umum untuk memperebutkan sertifikasi hasil pemilihan presiden AS 2020 oleh Kongres AS, di Gedung Capitol Amerika Serikat, Washington, Rabu (6/1/2021). (Antara Foto/Reuters) ***
07 Januari 2021 11:38 WIB
Penulis : Dwi Putro Agus Asianto

SuaraKarya.id - WASHINGTON: Twitter pada Rabu (6/1/2021) mengatakan telah menonaktifkan sementara akun Presiden AS Donald Trump selama 12 jam terkait "pelanggaran berat dan berulang" terhadap aturan integritas sipil platform tersebut dan mengancam akan menangguhkan akun secara permanen.

Twitter menyatakan pihaknya harus menghapus cuitan Trump "sebagai akibat dari situasi kekerasan yang tidak pernah terjadi sebelumnya dan sedang berlangsung di Washington," setelah massa pro-Trump menyerbu Gedung Kongres AS, Capitol, dalam upaya memaksa Kongres membatalkan hasil pemilihan presiden 3 November 2020.

Disebutkan bahwa, jika cuitan-cuitan Trump berisi klaim tak berdasar tentang pemilihan tidak dihapus, akun tersebut akan tetap terkunci. Itu berarti sang presiden tidak dapat lagi mencuit dari akun @realDonaldTrump.

Twitter juga menyebutkan bahwa aturan pelanggaran selanjutnya, termasuk menyangkut integritas sipil atau kebijakan ancaman kekerasan, akan mengakibatkan akun ditangguhkan secara  permanen. (Antara) ***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto