logo

Sejumlah Objek Wisata Saat Libur Natal 2020 Nampak Sepi Dari Pengunjung

Sejumlah Objek Wisata  Saat Libur  Natal 2020 Nampak  Sepi  Dari Pengunjung

Foto:Antara
27 Desember 2020 13:03 WIB
Penulis : Yacob Nauly

SuaraKarya.id - TERNATE:  Sejumlah wisata di Kota Ternate, Maluku Utara (Malut), pada libur panjang Natal 2020 dan Tahun Baru 2021  minim pengunjung akibat  cuaca buruk yang melanda Ternate dan berbagai daerah lainnya di Malut dalam sepekan terakhir.

"Memang, cuaca buruk dalam sepekan ini mempengaruhi pengunjung datang ke objek wisata Danau Tolire. Akibatnya pendapatan kami ini turun," kata salah seorang pedagang di objek wisata Danau Tolire kepada Antara, Sabtu (26/12/2020).

Menurut dia, minimnya pengunjung yang datang ke lokasi wisata akibat hujan deras disertai angin kencang ini sangat berdampak pada pedagang di sekitar lokasi wisata.

Dia mencontohkan pada akhir pekan maupun libur panjang, biasanya mereka bisa meraup pendapatan Rp1 juta sampai Rp3 juta, tetapi cuaca buruk sepekan ini pendapatannya di bawah Rp700 ribu.

Sedangkan, Kepala Dinas Pariwisata Kota Ternate Rizal Marsaoly ketika dihubungi menyatakan pengunjung dan  pedagang di kawasan wisata Ternate harus mematuhi protokol kesehatan guna mengantisipasi penyebaran COVID-19.

Pihaknya telah meminta terutama pengelola lokasi wisata diwajibkan mengikuti protokol kesehatan yang mengacu pada standar protap Kemenkes dan Peraturan Wali Kota terkait penanganan Covid-19.

Pihaknya telah mensosialisasikan protokol kesehatan, baik secara luas maupun khusus untuk pelaku usaha di kawasan wisata Kota Ternate.

Sedangkan Kabid Humas Polda Malut AKBP Adip Rodjikan dihubungi meminta seluruh pihak untuk tidak melakukan kerumunan di ruang publik yang dapat menimbulkan klaster baru penyebaran Covid-19.

"Kerumunan di ruang publik, apalagi tidak mengindahkan protokol kesehatan dapat berpotensi menimbulkan klaster baru dari penyebaran Covid-19," katanya.

Ia mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19, jaga jarak, pakai masker, dan hindari kerumunan yang dapat menimbulkan klaster baru penyebaran Covid-19, terutama di kawasan objek wisata.***

Editor : Gungde Ariwangsa SH