logo

Sandiaga Siapkan Strategi Bangkitkan Pariwisata Di Tengah Pandemi

Sandiaga Siapkan Strategi Bangkitkan Pariwisata Di Tengah Pandemi

23 Desember 2020 05:24 WIB
Penulis : Syamsudin Walad

SuaraKarya.id - JAKARTA: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) terpilih Sandiaga Uno buka-bukan soal beratnya tantangan membangkitkan wisata di tengah dan usai pandemi covid-19. Sektor ini juga sangat penting karena menyangkut banyak tenaga kerja. Namun, ia menyiapkan strategi agar sektor wisata dan ekonomi kreatif bisa bangkit lagi.

"Saya sendiri baru saja selesai dalam pemulihan penyakit covid-19, yang saya rasakan sendiri selama 2 minggu terakhir dan tentunya dalam konteks ini tugas dan amanah yang disampaikan bapak presiden dan wapres teramat sangat berat," kata Sandiaga Uno di Istana, Selasa (22/12/2020).

Ia mengatakan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif akan sangat bergantung pada pemulihan kesehatan. Sehingga pentingnya saat ini menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin.

"Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif akan menjadi lokomotif pasca pandemi untuk kita melanjutkan agenda pembangunan di sektor ini untuk membuka lapangan kerja dan hadirkan kesejahteraan dan rakyat," katanya.

Ia mengatakan di sisi lain perlu strategi untuk membangun sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Strategi yang mungkin bisa diadopsi adalah strategi inovasi dengan menggunakan teknologi, pendekatan-pendekatan big data, pendekatan kekinian untuk memetakan baik dari segi potensi maupun penguatan dan memastikan para pelaku sektor pariwisata dan ekonomi kreatif bisa bertahan. Bukan hanya survive but also thrive," katanya..

Selain itu perlu juga strategi adaptasi dalam menghadapi pandemi, mendahulukan kesehatan dan keselamtan di setiap destinasi pariwisata dan setiap lini ekonomi kreatif, salah satunya memastikan Cleanliness, Health, Safety & Environment Sustainability (CHSE),

"Dan terakhir tentunya kolaborasi. kita akan berkolaborasi dengan semua pihak. Teman-teman kadin, hipmi, temen-temen PHRI, dan seluruh asosiasi yang tergabung," katanya.***

Editor : Markon Piliang