logo

Warung Wakaka, Usung Konsep Milenial Dan Menu Beragam

Warung Wakaka, Usung Konsep Milenial Dan Menu Beragam

(Surakarya.id/Sadono)
18 Desember 2020 22:14 WIB
Penulis : B Sadono Priyo

SuaraKarya.id - JAKARTA: Ingin tempat jajanan yang milenial dan terkesan ramai? Barangkali Warung Wakaka tempatnya. Warung ini mengusung konsep restoran  Food Factory  dimana menunya beragam dan  merupakan "One  Food Destination”, yang nyaman serta kekinian.

Bermula dari impian CEO of Wakaka Group Santo Law dan Liani lskandar yang ingin mengumpulkan aneka menu street food di dunia ke dalam satu destinasi kuliner. lmpian tersebut diwujudkan dengan hadirnya Warung Wakaka yang mulai menemani pencinta kuliner di tahun 2016. Tidak hanya keberagaman menu dan kualitas food and beverages yang berkualitas, inovasi da|am membangun brand awareness yang kekinian dan juga tempat yang nyaman membuat tempat ini menarik untuk selalu dikunjungi.

“Setelah melakukan market research untuk pengembangan produk, kami tampil dengan mengeluarkan kurang Iebih 270 menu yang diterima di pasar. Mulai dari menu makan siang, cemilan & kopi sore‚ makan malam sampai midnight supper snack lengkap tersedia. Karena strategi yang menarik inilah menjadikan Warung Wakaka sebagai the most innovative and promising brand 2019, 2020 yang ada di Indonesia dan selalu menjadi pilihan tempat untuk sahabat wakaka menikmati berbagai varian makanan,” papar Santo Law, kepada awak media, Jumat (18/12/2020).

Santo mengungkapkan, sebagai restoran dengan konsep food factory, jumlah varian menu yang di hadirkan merupakan kuncian dari karakter inovatif dari Wakaka Group.

“Hari ini kami akan menghadirkan 40 menu yang sudah siap untuk dihidangkan di seluruh cabang Wakaka dan menu yang akan diluncurkan hari ini terinspirasi dari berbagai varian street food di penjuru dunia. Penasaran dengan list menu yang akan dilaunching hari ini, ikuti terus event kami untuk varian menu baru dari Wakaka,” ucap Santo Law yang didampingi sang istri, Liani Iskandar.

Santo Law menceritakan, dari awal dikenal di masyarakat karena sambal Matah yang sudah berjalan 4 tahun dan berkeliling mencari pasar apa saja yang diterima dikalangan muda.

“Dulu Warung Wakaka memang dikenal dengan warung Indomie, namun berjalannya waktu, kami merubah konsep dengan menyediakan makan dari pagi hingga ke Subuh,” ujarnya.

Selain itu katanya, ada juga menyediakan minuman klepon yang banyak orang tahu, bahwa klepon adalah hanya makanan, namun kami meramu klepon menjadi minuman.

Ditempat yang sama, Erwin selaku Operasional Manager Warung Wakaka menambahkan, adapula minuman-minuman jadul yang diangkat disini, yakni minuman lama yang terinspirasi untuk mengingat masa lalu.

“Semua ini kami sajikan agar kita dapat mengingat makanan maupun minuman di jaman dahulu pada masa kecil kita. Dan tentunya kami juga tetap menjaga kualitas dan ini tetap terjaga rasa yang sama di manapun semua cabang Warung Wakaka berada,” katanya.

Selain berlokasi di Muara Karang Jakarta,  Warung Wakaka juga sudah hadir di Tangerang Selatan, Bandung, Bogor dan di Cibinong.***