logo

Dana Desa Bisa Digunakan Beli APD Untuk Pilkades

Dana Desa Bisa Digunakan Beli APD Untuk Pilkades

Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar. (foto, ist)
10 Desember 2020 18:50 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - JAKARTA: Dana Desa bisa digunakan untuk pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) dalam pelaksanaan Pilkades 2020 sepanjang belum diadakan dari sumber dana lainnya.

Hal itu dikemukakan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar, saat menghadiri Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah dalam rangka persiapan Pemilihan Kepala Desa Serentak 2020 yang dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian secara virtual, dari Jakarta, Kamis (10/12/2020).

Gus Menteri, sapaan akrab Mendes PDTT mengatakan, sesuai dengan tugas Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) yaitu menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pembangunan desa dan pedesaan, pemberberdayaan masyarakat desa, daerah tertinggal dan transmigrasi. Yaitu upaya melalui jaringan infrastruktur yang dimiliki Kemendes PDTT untuk mendukung pelaksanaan Pilkades Serentak 2020.

"Utamanya terkait sosialisasi dan pemantauan warga masyarakat, untuk sukseskan Pilkades dengan patuhi protokol kesehatan saat pencoblosan Pilkades 2020," tuturnya.

Hasil sosialisasi dan pemantauan, termasuk soal penerapan protokol kesehatan yang dilakukan oleh Kemendes PDTT, nantinya juga akan dilaporkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai leading sector Pilkades 2020.

Gus Menteri ingatkan kepada Para Gubernur dan Bupati yang hadir, agar visi misi calon Kepala Desa lebih konkrit dan akuntabel berpijak pada arah kebijakan pembangunan desa dalam bentuk SDGs Desa. Yang merupakan pembumian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017.

"Jika Visi Misi Calon Kades berpijak pada ini, maka arah pembangunan desa ke depannya jelas. Misalnya Desa Tanpa Kemiskinan, Desa Tanpa Kelaparan dan Desa Sehat dan Sejahtera," terang Gus Menteri.

Dikemukakannya, 17 tujuan dalam SDGs senantiasa diwarnai dengan tujuan yang ke-18 yaitu Kelembangaan Desa Dinamis dan Budaya Desa Adaptif. "Artinya seluruh tatanan perencanaan pembangunan desa tidak boleh keluar dari akar budaya masyarakat setempat. Karena, Indonesia miliki Kebhinekaan yang luar biasa," tutur Mendes PDTT.

Dia menyatakan, calon Kades bisa meramu dan menggabungkan 18 goal tersebut dalam visi misinya. Semua materi soal ini bisa diakses di website resmi Kemendes PDTT yaitu wwww.kemendesa.go.id, termasuk cara pengukurnya.

"Kita berharap 74.953 desa di Indonesia akan memiliki arah kebijakan pembangunan yang sesuai dengan strategi pembangunan nasional, termasuk wujudkan Visi Misi Presiden, wujudkan RPJMN 2020-204," ungkap Gus Menteri.***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto