logo

Walikota Mojokerto Dan Pimpinan OPD Studi Banding Di Raja Ampat

Walikota Mojokerto Dan Pimpinan OPD Studi Banding Di Raja Ampat

Foto:Humas Raja Ampat
21 November 2020 13:19 WIB
Penulis : Yacob Nauly

SuaraKarya.id - WAISAI: Walikota dan Pimpinan OPD Mojokerto Studi Banding di Raja Ampat. Manfaat dari studi banding ini adalah untuk melihat langsung meniru manajeman pengololaan industri wisata di daerah ini.

Walikota Mojokerto dan Pimpinan OPD-nya melaksanakan studi tiru di Raja Ampat Papua Barat. Kedatangan Walikota dan jajarannya disambut Asisten Administrasi Umum dan Pimpinan OPD Raja Ampat. 

Dalam acara dialog yang berlangsung di Kantor Bupati, Asisten Administrasi Umum SETDA Raja Ampat, Yulianus Mambraku menyatakan studi banding sebagai moment penting bagi daerah-daerah untuk saling berbagi informasi atau sharing terkait kebijakan dan potensi daerah.

 Ia juga menyatakan bangga karena Raja Ampat dijadikan tempat studi banding bagi Walikota Mojokerto dan jajarannya.

Sementara itu, Walikota Mojokerto, Hj Ika Puspitasari menegaskan Ia dan jajarannya datang ke Raja Ampat untuk melaksanakan studi banding tentang beberapa hal di antaranya pengelolaan pemerintahan maupun potensi-potensi daerah.

“ Raja Ampat sebagai bagian dari Provinsi Papua Barat, bagaimana menyumbang pertumbuhan ekonomi Papua Barat sehingga tetap positif meskipun saat ini kita masih pandemic Covid-19. Selain itu, tentu kehadiran kami semua di Raja Ampat karena Raja Ampat dengan potensi pariwisatanya“sebagai surga yang jatuh ke bumi” ujar Ika.

Menurutnya dalam masa kepemimpinannya memiliki beberapa skala prioritas dalam RPJMD.

 “Salah satu skala prioritas yakni pembangunan pariwisata, dalam dua tahun terakhir kami sudah membuat satu grand desain pariwisata, bagaimana mengemas berbagai warisan sejarah, budaya dan kesenian itu menjadi salah satu obyek yang menarik” terang Ika.

Mojokerto sebagai Kota terkecil di Indonesia, luasnya 20,2 km, jumlah penduduk 140 ribu jiwa, kepadatannya cukup tinggi. Memiliki banyak warisan budaya, sejarah, seni peninggalan kerajaan Majapahit. 

Warisan-warisan tersebut akan dikemas menjadi paket/obyek yang menarik minat wisatawan berkunjung ke Mojokerto. ***

 

 

Editor : Dwi Putro Agus Asianto