logo

Wamendes PDTT: Digitalisasi Desa Sebagai Transformasi Menuju Indonesia Maju

Wamendes PDTT:  Digitalisasi Desa Sebagai Transformasi Menuju Indonesia Maju

Wamendes PDTT Budi Arie Setiadi. (foto,ist)
17 November 2020 16:47 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - JAKARTA: Presiden mengarahkan pembangunan desa untuk fokus pada teknologi dan informatika. Arahan Presiden sangat sesuai dengan SDGs Desa Nomor 17, yaitu Kemitraan dan Pembangunan Desa.

Demikian dikemukakan Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) Budi Arie Setiadi, saat memberikan arahan dalam Focus Group Discussion dan Workshop roadmap Pengembangan Kapasitas dan Desa Digital, yang diselenggarakan Biro Perencanaan Kemendes PDTT, di Hotel Bidakara Jakarta, Selasa (17/11/2020).

Lebih lanjut Budi menuturkan, digitalisasi dan pengembangan desa wisata, yang mendukung ketahanan pangan termasuk smart village adalah hal yang tepat. Untuk menjadi model pengembangan desa-desa di Indonesia di masa depan.

“Jadi juga termasuk soal infrastrukturnya, soal teknologinya dan penggunaannya. Perlu ditegaskan, pembangunan desa digital untuk mendukung digitalisasi ekonomi desa,” ungkapnya.

Dia mengaku, dalam berbagai kesempatan telah menyampaikan hal yang serupa. Digitalisasi ekonomi desa adalah sebagai bentuk transformasi menuju Indonesia maju. Di sisi lain, dia juga menyatakan, tidak mungkin Indonesia maju dalam era digitalisasi, kalau desa-desa belum memiliki akses internet.

“Beberapa bulan lalu saya mengatakan, masih ada 12.500 lebih desa yang belum memiliki akses ke internet. Dan itu sudah disikapi di rapat kabinet. Presiden sudah menugaskan Kemenkominfo untuk menyelesaikan akses digital di 12.500 desa,” tuturnya.

Tugas Kemendes PDTT, ujarnya, untuk memastikan daerah-daerah yang belum memiliki akses internet tidak ada yang terlewatkan. Wamendes Budi Arie juga menegaskan, arah pengembangan desa digital diutamakan terlebih dahulu untuk pengembangan digitalisasi ekonomi desa.

“Karena digitalisasi itu seluruh aspek, mulai dari e-governmentnya, e-healty, e-learning. Semua yang berbau-bau e-, termasuk e-commerce,” ujarnya. Jadi fokus digitalisasi ekonomi desa adalah untuk mengembangkan marketplace, web, pemasaran produk, tempat wisata, internet of things dan semua hal yang bergerak menuju digitalisasi ekonomi.***

Editor : Gungde Ariwangsa SH