logo

Museum Keraton Surakarta Dibuka, Pengunjung Wajib Taati Protokol Kesehatan

Museum Keraton Surakarta Dibuka, Pengunjung Wajib Taati Protokol Kesehatan

Museum Keraton Surakarta dibuka kembali setelah ditutup karena pandemi Covid-19
10 November 2020 02:17 WIB
Penulis : Endang Kusumastuti

SuaraKarya.id - SOLO: Museum Keraton Surakarta, kembali dibuka untuk umum setelah ditutup akibat pandemi Covid-19. Mulai Minggu (9/11/2020), museum yang terletak di kompleks Keraton Kasunanan Surakarta mulai dibuka dengan menerapkan protokol kesehatan bagi pengunjung.

Musem Keraton Surakarta ditutup sejak Maret 2020. Pihak pengelola menerapkan protokol kesehatan dengan mewajibkan pengunjung mengenakan masker, mengecek suhu tubuh dan menyediakan tempat cuci tangan.

"Selama pandemi jam operasional museum dibuka mulai Senin hingga Kamis setiap pukul 09.00 hingga 15.00 WIB," jelas Kepala Museum Keraton Surakarta, KRA Dany Nur Adiningrat, Senin (9/11/2020).

Sedangkan hari Sabtu dan Minggu buka mulai pukul 09.00 WIB hingga 16.00 WIB. Untuk hari Jumat tutup. Harga tiket masuk per pengunjung sebesar Rp15.000.

Menurut Dany, keputusan membuka kembali museum setelah meihat perkembangan situasi di lingkungan sekitar keraton, serta perkembangan secara regional maupun nasional atas kondisi pandemi Covid-19.

"Kita mulai buka seperti sedia kala tapi dengan era new normal seperti saat ini. Seperti wajib pakai masker, pengunjung diwajibkan untuk mencuci tangan sebelum memasuki area," jelasnya lagi.

Pengelola telah menyediakan 4 wastafel di sekitar museum. Untuk akses pintu masuk dan keluar juga berbeda, sehingga pengunjung tidak berpapasan. Petugas keraton juga selalu berkeliling di dalam museum untuk mengingatkan pengunjung jika mereka tidak mentaati protokol kesehatan.

Di museum tersebut, pengunjung bisa melihat barang-barang peninggalan raja-raja Keraton Surakarta. Selain itu pengunjung juga bisa melihat bagian dalam keraton dan benda bersejarah lainnya.

Salah satu wisatawan asal Surabaya, Daniel mengaku senang dengan dibukanya kembali Museum Keraton Surakarta.

"Senang akhirnya dibuka kembali. Ini kan salah satu tujuan wisata di Solo," katanya.

Dirinya juga mengapresiasi penerapan protokol kesehatan di lokasi tersebut. Tetapi dia juga menyarankan agar ada pembatasan jumlah pengunjung agar tidak terjadi kerumunan. ***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto