logo

Penduduk Asli Dan Kedekatannya Dengan Warga Bisa Menangkan Pradi

Penduduk Asli Dan Kedekatannya Dengan Warga Bisa Menangkan Pradi

21 Oktober 2020 04:57 WIB
Penulis : Syamsudin Walad

SuaraKarya.id -  

DEPOK: Sebagai calon walikota Depok yang asli kelahiran Depok, Pradi Supriatna dikenal supel dan mudah bergaul. Tak heran kenalannya ada di setiap sudut Kota Depok. Saat menjabat wakil walikota Depok, Pradi pun terkesan dekat dengan warga. Jika ada undangan pernikahan dari warga biasa, Pradi   tak segan untuk hadir.

"Saya suka dengan perawakan dia yang dekat dengan warga. Saat menjabat wakil walikota Depok dia tak segan berkunjung ke rumah warga biasa. Kalau diundang selalu hadir, kalau pun berhalangan, dia pasti kirim orang yang mewakilinya," kata Dapit, warga RW 05, Kelurahan Limo, Kecamatan Limo Depok, Selasa (20/10/2020).

Karakternya yang khas orang Depok membuat Pradi mudah dekat dengan siapa pun. Dari kalangan atas hingga kalangan bawah. Tegur sapanya yang ramah membuat orang menyukai sosok pria berkacamata ini. "Saya sudah lama tahu dia. Makanya saat dia maju sebagai wali kota, kami semua warga di sini sangat mendukung," kata Dapit yang juga punya jabatan di lingkungannya tapi enggan menyebutkannya.

Seperti halnya dengan Dapit, Samsul warga RW 07 kelurahan Krukut Kecamatan Limo juga mengenal sosok Pradi yang humanis. Di mata Samsul, Pradi memiliki kemampuan komunikasi yang baik dengan siapa pun. Kemampuan komunikasi ini yang membuat Pradi bisa cepat akrab dengan warga.

"Kami melihat dia bisa menyenangkan hati orang saat berbicara. Tidak kaku, kalau datang ke wilayah kami pun suka bercanda dengan warga," kata Samsul yang juga merupakan tokoh setempat namun enggan menyebutkan jabatan setrukturalnya.

Baik Dapit maupun Samsul mengaku mendukung Pradi-Afifah karena program yang diusungnya langsung menyentuh ke masyarakat. Terutama berobat gratis dengan hanya menunjukkan KTP Depok bagi warga tak mampu. "Berobat gratis ini sangat dibutuhkan masyarakat. Ini kan bisa diambil dari APBD," kata Dapit.

Program berobat gratis sendiri bukanlah program yang tak mungkin terwujud. Program ini sebenarnya buat masyarakat yang belum tercover BPJS atau asuransi lainnya. "Kan program berobat gratis hanya dengan KTP sudah diterapkan di beberapa kota, seperti di Tangsel dan Bekasi," kata Dapit.

Sementara baik Dapit maupun Samsul keduanya juga menyambut baik program pembangunan RW dengan anggaran Rp500 juta pertahun. Menurut keduanya program ini lebih langsung turun ke bawah ketimbang harus melalui kelurahan. "Selain itu program anggaran pembangunan per RW itu lebih bisa merata. Sebab setiap kelurahan jumlah RW nya berbeda-beda," kata Samsul.

 

Pada pilkada 2020 Pradi sebagai calon walikota Depok berpasangan dengan Afifah Alia sebagai calon wakil walikota Depok. Pilkada serentak berlangsung pada 9 Desember 2020.

Editor : Markon Piliang