logo

PMI Solo Sediakan Terapi Plasma Konvalesen Untuk Pasien Covid-19

PMI Solo Sediakan Terapi Plasma Konvalesen Untuk Pasien Covid-19

PMI Solo mengajak penyintas Covid untuk mendonorkan plasma konvalesen
20 Oktober 2020 21:30 WIB
Penulis : Endang Kusumastuti

SuaraKarya.id - SOLO: Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Solo, Jawa Tengah, menyediakan plasma konvalesen untuk membantu terapi bagi pasien positif Covid-19. Menurut Kepala Unit Donor Darah PMI Kota Solo, dr. Kunti Dewi Saraswati, Selasa (20/11/2020), terapi plasma konvalesen adalah pemberian plasma darah dari penyintas (pasien Covid-19 yang sudah sembuh) kepada pasien Covid-19.

"Sampai saat ini sudah ada beberapa yang berhasil dengan terapi plasma konvalesen ini. Sudah ada sembilan kali terapi plasma konvalesen untuk membantu penyembuhan pasien Covid-19," jelasnya.

Yakni tujuh kali dengan RS Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Moewardi Solo, dua kali dengan RSUP dr Suraji Tirtonegoro Klaten dan tahap diskusi dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan.

"Tidak semua penyintas Covid-19 bisa melakukan donor konvalesen. Ada syarat yang harus dipenuhi diantaranya merupakan penyintas Covid yang dibuktikan dengan catatan medis," jelasnya lagi.

Selain itu harus bebas dari keluhan atau gejala subjektif selama 14 hari sebelum donor dilakukan. Pendonor plasma konvalesen juga direkomendasikan hanya pria dan harus lolos uji skrinning laboratorium.

Lebih lanjut dr Kunti mengatajan untuk pengambilan darah donor konvalesen ini berbeda dengan donor darah biasa. Jika donor darah biasa diambil satu kantong darah lengkap sebanyak 350/450 ml maka plasma konvalesen hanya diambil salah satu komponen saja yakni plasmanya saja.

"Pengambilan plasma sebanyak 500 ml dengan pembagian 400 ml dibagi lagi menjadi dua kantong yang diberikan kepada pasien dan 100 ml untuk arsip," katanya.

Untuk donor plasma konvalesen ini, PMI Solo hanya menyediakan jika ada permintaan dari pihak rumah sakit dalam dan luar Kota Solo. Sehingga jika dibutuhkan donor plasma baru akan disediakan dan langsung diberikan kepada pasien terkonfirmasi Covid-19.

Berbeda dengan donor darah biasa, donor plasma konvalesen hanya diambil salah satu komponennya saja. Yang diambil hanya plasmanya saja.

"Volume dan tekniknya juga berbeda, jika donor biasa diambil satu kantong darah lengkap sebanyal 350/450 ml. Plasma konvalesen pengambilannya sebanyak 500 ml, dengan pembagian 400 ml dibagi lagi menjadi 2 kantong diberikan kepada pasien, dan 100 ml untuk arsip," paparnya.

Dr Kunti menegaskan PMI siap selama 24 jam melakukan jika sewaktu-waktu dibutuhkan pasien termasuk juga pedonornya.

Sementara itu, Chief Executive Officer (CEO) PMI Kota Solo, Sumartono Hadinoto mengatakan PMI mengajak penyintas Covid-19 untuk mau mendonorkan plasma konvalesen untuk membantu pasien Covid-19.

"Karena PMI tidak boleh menghubungi penyintas Covid sendiri karena yang punya data kan rumah sakit dan data pasien tidak boleh disebarkan," ujar Sumartono.

Untuk itu pihaknya berharap masyarakat dan semua pihak melalui media sosial dan media lain mensosialisasikan donor plasma. Demi membantu proses penyembuhan pasien Covid-19 melalui terapi plasma konvalesen.

Mengenai informasi lebih lanjut terutama terkait donor plasma, stok darah dan jadwal donor bisa diakses 24 jam melalui www.pmisurakarta.or.id, media sosial (@pmisurakarta) dan aplikasi AYO DONOR, yang merupakan aplikasi digitalisasi donor darah. ***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto