logo

Gerakkan Akar Rumput, AMPG Depok Siap Menangkan Pradi-Afifah

Gerakkan Akar Rumput, AMPG Depok Siap Menangkan Pradi-Afifah

18 Oktober 2020 21:10 WIB
Penulis : Syamsudin Walad

SuaraKarya.id - DEPOK: Mendekati waktu Pilkada, 9 Desember 2020, gerakan di akar rumput semakin digencarkan. Termasuk organisasi kepemudaan Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Depok. Sayap milik Partai Golkar ini menyatakan siap memenangkan pasangan calon Pradi-Afifah sebagai walikota dan wakil walikota Depok 2021-2026.

Di hadapan calon wakil walikota Depok Afifah Alia, Anggota DPR RI Fraksi Golkar Wenny Haryanto, Ketua DPD Partai Golkar Depok Farabi dan Ketua AMPG Jabar Reynaldi, Ketua AMPG Golkar Kota Depok Jimmy Falentino mengajak sekaligus mendorong kader AMPG untuk mampu bergerak militan memenangkan pasangan Pradi-Afifah.

"Kita sebagai generasi muda Partai Golkar yang loyal dan militan tentu menuruti apa yang sudah menjadi keputusan partai. Kita siap menangkan Pradi-Afifah, siap militan di wilayah masing-masing," ujar Jimmy yang disambut teriakan siap dari para kader di sekretariat DPD Partai Golkar Kota Depok, Minggu (18/10/2020).

Menurut Jimmy AMPG dan Partai Golkar Kota Depok solid mendukung Pradi-Afifah. "Jika setiap partai koalisi solid maka saya yakin Pradi-Afifah bakal menang," kata Jimmy.

Sementara Reynaldi Ketua AMPG Jabar mengatakan dirinya datang ke Depok selain silahturahmi dengan massa akar rumput juga memantapkan soliditas AMPG dalam berjuang untuk kemenangan Pradi-Afifah.

Reynaldi menegaskan bahwa pasangan calon wali kota dan wakil wali Kota Depok nomor urut satu, Pradi Supriatna-Afifah Alia (Pradi-Afifah) harus menang. Dalam deklarasi dan pemantapan PD AMPG Kota Depok, Reynaldi mengimbau kepada seluruh kader AMPG harus turun kebawah mensosialisasikan Pradi-Afifah.

“Jangan membebankan paslon, mereka sudah bekerja keras bersosialisasi. Saya berharap Paslon yang didukung dan diusung Partai Golkar, AMPG wajib memenangkannya,” tegas Reynaldi.

Sebagai wilayah yang berbatasan dengan DKI Jakarta, Kota Depok termasuk yang lamban perkembangannya. Terlebih jika dibanding dengan wilayah lain seperti Bekasi, Tangerang dan Tangsel. Hal ini pula yang juga menjadi perhatian Pradi-Afifah.

Sejumlah sektor yang harusnya bisa dimanfaatkan untuk pendapatan daerah saat ini justru belum maksimal. Padahal pendapatan itu bisa dimanfaatkan buat pembangunan sehingga perkembangan Depok tidak berjalan lambat.***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto