logo

Kapal Resort Asing Berpenumpang Di Kota Sorong Tanpa Izin

Kapal Resort Asing Berpenumpang Di Kota Sorong Tanpa Izin

Foto: Antara
17 Oktober 2020 20:36 WIB
Penulis : Yacob Nauly

SuaraKarya.id - SORONG: Satuan Gugus Penanganan Covid-19 Kota Sorong menemukan kapal speed boat Resort Papua Explorers milik orang asing di Kabupaten Raja Ampat mendatangkan penumpang masuk Sorong tanpa surat izin, Sabtu (17/10/2020)

Sekretaris Satgas Covid-19 kota Sorong, Herlin Sasabone saat dikonfirmasi di Sorong, Sabtu membenarkan bahwa tim Gugus Tugas saat melakukan pengawasan di Pelabuhan Marina menemukan kapal kecil Papua Explorers dari Raja Ampat memuat lima orang asing tanpa izin masuk sesuai peraturan pemerintah daerah sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona.

Dia menjelaskan, sesuai surat edaran walikota nomor 442.1/533 yang dikeluarkan pada 2 Oktober dan berlaku hingga 30 November 2020 transportasi laut dilarang memuat penumpang umum masuk kota Sorong.

Menurut dia, selama pemberlakuan aturan tersebut penumpang yang diizinkan masuk menggunakan transportasi laut kapal hanya ASN, TNI, dan Polri yang menjalankan tugas negara.

"Mereka pun harus memenuhi persyaratan yakni melampirkan surat tugas yang ditandatangani oleh pimpinan serta melampirkan surat izin masuk dalam dari Gugus Tugas kota Sorong," ujarnya seperti dilansir Antara.

Ia menyampaikan bahwa kapal Papua Explorers yang memuat penumpang lima orang asing masuk kota Sorong menyalahi aturan pemerintah daerah. Apabila ingin memulangkan orang asing seharusnya pihak Resort berkoordinasi dengan Gugus Tugas Raja Ampat dan disampaikan kepada Gugus Tugas kota Sorong bukan seenaknya masuk melanggar aturan.

"Kami akhirnya mengizinkan lima orang asing tersebut karena mereka sudah memiliki tiket pesawat untuk melanjutkan perjalanan pulang ke negaranya melalui Jakarta," ungkap Herlin.

Dia berharap kepada Gugus Tugas kabupaten Raja Ampat serta resort yang hendak memulangkan warga negara asing melalui Kota Sorong agar berkoordinasi tidak langsung masuk Kota Sorong tanpa surat izin. ***

 

Editor : Dwi Putro Agus Asianto