logo

Bea Cukai Surakarta Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp1,2 M

 Bea Cukai Surakarta Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp1,2 M

Bea Cukai Surakarta memusnahkan Barang Milik Negara (BMN) atau barang ilegal yang merupakan hasil tegahan yang dilakukan selama tahun 2019 hingga 2020
01 Oktober 2020 12:02 WIB
Penulis : Endang Kusumastuti

SuaraKarya.id - SOLO: Bea Cukai Surakarta memusnahkan Barang Milik Negara (BMN) atau barang ilegal yang merupakan hasil tegahan yang dilakukan selama tahun 2019 hingga 2020, Kamis (1/10/2020) di Kantor Bea Cukai Surakarta. Barang-barang yang dimusnahkan tersebut adalah barang kena cukai hasil tembakau dan Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) atau miras.

Selain itu barang impor melalui Kantor Pos Lalu Bea Solo dan Bandara Adi Soemarmo. Total perkiraan nilai barang sebesar Rp1.183.137.460 dengan potensi nilai cukai sebesar Rp 600.861.339. Sedangkan untuk penegahan barang impor melalui Kantor Pos Lalu Bea Solo dan Bandara Adi Soemarmo, total nilai barang tersebut sebesar Rp103.720.000.

"Nilai totalnya sekitar Rp1,2 miliar. Kami musnahkan karena jika diedarkan ke masyarakat tidak ada bea cukainya, untuk obat tidak ada ijin dari BPOM. Selain itu barang-barang lain seperti sex toys, minuman keras jika diedarkan akan banyak mudharatnya (merugikan)," jelas Kepala Kantor Bea dan Cukai Surakarta, Budi Santoso, di sela pemusnahan barang-barang ilegal tersebut.

Barang-barang yang dimusnahkan pada hari ini sebagian besar adalah Barang Kena Cukai (BKC) hasil tembakau (rokok) ilegal sejumlah lebih dari satu juta batang, selain itu juga miras ilegal, cairan vape (HPTL EET) yang tidak dilekati pita cukai, benih tanaman. sex toys, obat, kondom, makanan, pakaian, anak panah, part senjata dan personal effect.

"Proses penindakan dari beredarnya barang ilegal itu ada yang dilakukan sendiri , ada yang hasil koordinasi dengan instansi terkait seperti Polres Wonogiri, Satpol PP, dan juga kiriman dari Kantor Pos," jelasnya lagi.

Proses pemusnahan barang-barang tersebut dilakukan dengan cara dibakar untuk barang seperti rokok, benih tanaman, sex toys, obat, kondom, makanan dan pakaian, dimusnahkan dengan dipecah untuk MMEA dan dilakukan perusakan untuk HPTL EET, anak panah, part senjata dan personal effect sehingga tidak dapat dipergunakan atau sudah tidak memiliki nilai ekonomis.

Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kanwil Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Jawa Tengah- DIY, Muhammad Arif, menambahkan pihaknya mengapresiasi apa yang dilakukan Kantor Bea Cukai Surakarta tersebut.

"Secara garis besar barang-barang ini dimusnahkan karena melanggar UU Kepabeaan dan UU cukai. Masyarakat perlu diedukasi juga terkait barang-barang ilegal ini," katanya.

BMN tersebut telah mendapatkan persetujuan untuk dimusnahkan sesuai izin dari Direktur Pengelolaan Kekayaan Negara dan Sistem Informasi (PKNSI) Direktorat Jenderal Kekayaan Negara nomor S-155/MK.6/KN.5/2020 tanggal 30 Juli 2020 dan izin dari Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surakarta nomor 3-31/MK.6NVKN.09/KNL.02/2020 tanggal 28 Juli 2020.

Kegiatan pemusnahan ini dilakukan di Kantor Bea Cukai Surakarta juga dihadiri sejumlah instansi diantaranya Direktorat PKNSI, Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Jawa Tengah dan DIY, Kanwil Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Jawa Tengah dan DIY, Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jateng ll, Pemerintah Daerah Karanganyar, Kejaksaan Negeri Karanganyar, Kepolisian, Kantor Pos Solo, PT. Angkasa Pura I, Satpol PP, dan juga OPS Rokok Kretek Surakarta. ***

Editor : Markon Piliang