logo

BI Gelar Festival Ekonomi Syariah Virtual Pertama

BI Gelar Festival Ekonomi Syariah Virtual Pertama

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jatim, Difi Ahmad Johansyah
01 Oktober 2020 09:50 WIB
Penulis : Andira

SuaraKarya.id - SURABAYA: Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) 2020 kembali digelar sebagai salah satu rangkaian kegiatan menuju Indonesia Syariah Economic Festival (ISEF). Kegiatan tahunan berskala nasional yang diinisiasi Bank Indonesia ini telah memasuki tahun ke-7.

Menurut Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jatim, Difi Ahmad Johansyah, kegiatan kali ini mengambil  thema Akselerasi Peran Ekonomi Syariah dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Regional. "Fesyar Regional Jawa 2020 akan berlangsung pada tanggal 5-10 Oktober 2020 dan dilakukan secara virtual," ujarnya, Kamis (11/10/2020).

Rencananya, kegiatan ini akan menampilkan dan mempromosikan berbagai produk dan kegiatan terkait ekonomi syariah secara terstruktur di seluruh regional Jawa. Menurutnya, selama ini, Jawa berperan dalam perkembangan ekonomi syariah yang terus berkembang dengan tren yang semakin meningkat dalam 1 dekade. 

Menurutnya, dengan jumlah pesantren sebanyak 75,51% dari total nasional, Jawa menjadi poros pemberdayaan ekonomi pesantren nasional. Pangsa penyaluran kredit syariah terhadap total kredit juga semakin meningkat.

Dia kemudian menyebutkan tentang kondisi  2019 yang mencapai 6,1%, sedangkan penyaluran kredit syariah Jawa mendominasi dengan pangsa pasar mencapai 60%. "Gelaran Fesyar Regional Jawa 2020 sendiri, terdiri dari Sharia Forum dan Sharia Fair," ujarnya.

Sharia Forum merupakan rangkaian kegiatan seminar, talkshow & workshop serta business coaching, sedangkan Sharia Fair menghadirkan virtual expo, fashion show, coaching clinic dan business matching. "Fesyar Jawa 2020 merupakan penyelenggaraan Fesyar virtual pertama setelah memasuki tahun ke tujuh," ujarnya.

Penyelenggaraan Fesyar tahun ini juga mengedepankan engagement antara Bank Indonesia dengan pelaku usaha, UMKM serta masyarakat luas lainnya. Pengembangan UMKM dan pendalaman ekonomi syariah itu nantinya tidak hanya berhenti pada momen Fesyar saja, karena Bank Indonesia berkomitmen menindaklanjuti dan melakukan pendampingan sampai UMKM on boarding.

Berbagai kegiatan pra Fesyar juga terus dilakukan untuk mendukung akselerasi ekonomi syariah di Jawa khususnya Jawa Timur. Salah satu kegiatan pra Fesyar yang cukup banyak mendapatkan respon yang sangat positif adalah lomba kreasi coklat.

Para peserta sangat antusias dan bahkan terasa sampai dengan komunitas WNI di New York. Hal ini diklaim sebagai bentuk dukungan  positif dalam mendukung ide-ide kreatif pengembangan industri coklat di Indonesia khususnya Jawa Timur. 

Pada bagian lain,  Imam Subarkah selaku Ketua Fesyar Regional Jawa 2020 menyampaikan bahwa, Bank Indonesia terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur beserta stakeholders lainnya. Diantaranya, diantaranya  sinergi program OPOP yang memiliki potensi yang sangat besar dengan 3 pilar utama yang dimilikinya. 

Difi mengundang seluruh masyarakat dimanapun berada, karena acara Fesyar yang virtual jadi tidak terbatas ruang, sipapun bisa untuk turut serta meramaikan kegiatan Fesyar Regional Jawa 2020. Kami juga membuka kesempatan kepada masyarakat yang ingin mendaftar untuk dapat mengikuti kelas business coaching ataupun konsultasi coaching clinic  UMKM untuk datang ke Fesyar Regional Jawa 2020 secara virtual. ****

 

Editor : Laksito Adi Darmono