logo

Raperda Tentang Penanggulangan Covid-19 Disampaikan Ke DPRD DKI

Raperda Tentang Penanggulangan Covid-19 Disampaikan Ke DPRD DKI

Wagub DKI Jakarta Ariza (kanan) menyampaikaan draf Raperda tentang Penanggulangan Covid-9 kepada Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi pada rapat paripurna, Rabu (23/2020).
23 September 2020 16:11 WIB
Penulis : Yon Parjiyono

SuaraKarya.id - JAKARTA: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyampaikan penjelasan terkait usulan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penanggulangan Covid-19 dalam rapat paripurna DPRD DKI Jakarta, Rabu (23/9/2020).

Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria menyampaikan penjelasan raperda bersama jajaran dari Pemerintah Provinsi DKI.

Dalam penyampaiannya, Ariza menjelaskan usulan raperda tersebut menindaklanjuti arahan dari pemerintah pusat bahwa setiap wilayah, baik dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota perlu untuk menyusun Peraturan Daerah (Perda) dalam rangka menanggulangi wabah Covid-19.

Raperda dibentuk dalam rangka memberikan landasan hukum yang kuat bagi penyelenggaraan penanggulangan Covid-19

. “Dengan hadirnya Perda nanti, diharapkan dapat lebih komprehensif kita bisa menaungi berbagai kebijakan yang kita ambil termasuk masalah sanksi. Ada ketentuan dalam peraturan perundang-undangan bahwa Pergub atau kepgub tidak bisa mengatur sanksi pidana. Mudah-mudahan melalui Perda ini memungkinkan sehingga aparat hukum dapat menindaklanjuti temuan-temuan yang ada di lapangan,” kata Ariza.

Raperda tentang Penanggulangan Covid-19 mengatur tentang tanggung jawab dan wewenang Pemprov DKI, hak dan kewajiban masyarakat serta larangannya, pelaksanaan PSBB, peningkatan layanan kesehatan, pemanfaatan teknologi informasi, kemitraan, dan kolaborasi, pemulihan ekonomi, perlindungan dan jaminan sosial, penyesuaian tata kerja pemerintah dan pelayanan publik, pemantauan, evaluasi dan pelaporan, pendanaan, serta ketentuan pidana.

Selain itu, seiring dengan berjalannya waktu penanganan pendemi Covid-19, tidak dapat dilepaskan dari upaya pemulihan ekonomi dan perlindungan sosial.

Hal itu karena dampak pandemi Covid-19 telah menurunkan berbagai aktivitas dan kegiatan sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat Jakarta yang membahayakan pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan sosial, dan peradaban budaya masyarakat Jakarta.

“Oleh karena itu Pemprov DKI memandang perlu untuk segera mengambil satu kesatuan kebijakan yang lebih strategis, terintegrasi, dan terencana dalam rangka penanganan Covi-19 yang secara efektif dan efisien mampu menjawab kebutuhan atas penanggulangan dan pemulihan ekonomi serta perlindungan sosial secara menyeluruh kepada masyarakat,” ucap Ariza.

Adapun tujuan dibentuknya Perda tentang Penanggulangan Covid-19, antara lain a. Memberikan perlindungan kesehatan masyarakat dari penularan dan penyebaran COVID-19.

b. Meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat menjalankan protokol kesehatan.

c. Memberikan perlindungan dan jaminan sosial bagi masyarakat dari dampak pandemi COVID-19.

d. Memberikan perlindungan dan kepastian hukum bagi petugas dan aparat pelaksana penanggulangan COVID-19,

dan e. Membangun kemintraan dan kolaborasi semua elemen masyarakat, instansi pemerintah, dan dunia usaha.

Editor : Dwi Putro Agus Asianto