logo

BSSN Launching JabarProv-CSIRT

BSSN Launching JabarProv-CSIRT

BSSN Launching JabarProv-Csirt. (Foto: Humas BSSN).
23 September 2020 13:50 WIB
Penulis : Dharma

SuaraKarya.id - BANDUNG: Bertempat di Jabar Command Center, Jalan Dipenogoro No. 22, Bandung, Rabu (23/9/2020), dilaksanakan Launching Computer Security Incident Response Team (CSIRT) Provinsi Jawa Barat yang disebut dengan JabarProv-CSIRT. 

Launching dihadiri secara virtual oleh Deputi 

Penanggulangan dan Pemulihan (Deputi III) BSSN, Mayjen TNI Yoseph Puguh Eko Setiawan, S.E,M.H. yang menyampaikan sambutan Kepala BSSN, Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian.

Dalam sambutannya, Kepala BSSN mengatakan bahwa CSIRT merupakan organisasi atau tim yang bertanggung jawab untuk menerima, meninjau dan menanggapi laporan dan aktivitas insiden keamanan siber. 

CSIRT terdiri atas CSIRT Nasional atau Pusat Operasi Keamanan Siber Nasional (Pusopskamsinas), CSIRT Sektoral (mencakup sektor 

pemerintahan/lembaga, BUMN, dan sektor privat), serta CSIRT Organisasi.

Government-CSIRT (Gov-CSIRT) Indonesia merupakan CSIRT sektor pemerintah Indonesia 

yang ditetapkan oleh Kepala Badan Siber dan Sandi Negara melalui Keputusan Kepala Badan Siber dan Sandi Negara No.570 Tahun 2018. Gov-CSIRT Indonesia mengemban misi:

1. Membangun, mengoordinasikan, mengolaborasikan dan mengoperasionalkan sistem mitigasi, manajemen krisis, penanggulangan dan pemulihan terhadap insiden keamanan siber pada sektor pemerintah;

2. Membangun kerja sama dalam rangka penanggulangan dan pemulihan insiden 

keamanan siber pada sektor pemerintah;

3. Membangun kapasitas sumber daya penanggulangan dan pemulihan insiden keamanan siber pada sektor pemerintah;

4. Mendorong pembentukan CSIRT (Computer Security Incident Response Team) pada sektor pemerintah.

Gov-CSIRT Indonesia memberikan layanan yang meliputi respon insiden dalam bentuk: triase insiden; koordinasi insiden; dan resolusi insiden. Disertai dengan aktivitas proaktif dalam bentuk: cyber security drill test; workshop atau bimbingan teknis; dan asistensi pembentukan CSIRT sektor pemerintah.

Konstituen dari Gov-CSIRT Indonesia meliputi seluruh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, termasuk di dalamnya JabarProv-CSIRT.

Lebih lanjut, Kepala BSSN mengungkapkan bahwa pembentukan CSIRT merupakan salah satu program prioritas nasional (major project) yang dituangkan dalam Perpres No. 18 Tahun 2020 tentang RPJMN 2020-2024. 

"Pada tahun 2020 ini, akan dibentuk sebanyak 15 (lima belas) CSIRT yang tersebar di Kementerian, Lembaga, dan Daerah (KL/D), salah satunya adalah JabarProv-CSIRT yang di-launching hari ini," ujarnya.

Kepala BSSN menyatakan bahwa kegiatan launching JabarProv-CSIRT ini merupakan wujud 

nyata kolaborasi dan sinergi, karena sejatinya CSIRT tidak dapat berdiri sendiri dan membutuhkan partisipasi aktif semua pihak dalam menyelesaikan insiden secara cepat dan efektif. 

"Dengan semakin banyaknya CSIRT yang terbentuk pada sektor pemerintah, diharapkan akan dapat membangun kemandirian dan kesiapan dalam menghadapi ancaman insiden siber serta berkontribusi langsung dalam menjaga keamanan siber di Indonesia," tutupnya. ***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto