logo

Satgas Pamtas TNI Yang Baru Kembali Dari Tugas Disambut

Satgas Pamtas TNI Yang Baru Kembali Dari Tugas Disambut

Foto:Antara
14 Agustus 2020 22:45 WIB
Penulis : Yacob Nauly

SuaraKarya.id - GORONTALO:  Penyambutan  khas militer digelar menyambut  Satgas Pamtas  TNI yang  baru kembali menjalankan tugas  di perbatasan RI-Papua Nugini (PNG).

 Komandan Korem 133/Nani Wartabone, Brigjen TNI Bagus Antonov Hardito menyambut kedatangan prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Republik Indonesia-Papua Nugini (PNG) dari Yonif 713/Satya Tama di Mayonif 713/ST, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo.

"Sebanyak 450 personel Satgas Pamtas Yonif 713/ST sebelumnya telah tiba di Gorontalo dua pekan yang lalu pada tanggal 1 Agustus 2020, namun masih menjalani karantina," kata Danrem di Gorontalo, Jumat.

Ia menjelaskan pasukan yang dipimpin oleh Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) sekaligus Komandan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Dansatgas Pamtas) Republik Indonesia-Papua Nugini, Letkol (Inf) Dony Gredinand itu telah langsung menjalani karantina selama 14 hari di GOR David Tony Kabupaten Gorontalo.

"Selamat datang dan selamat tiba kembali di 'home base', terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya atas pelaksanaan tugas selama kurang lebih satu tahun di wilayah Papua," kata Danrem.

Ia mengatakan, tugas yang telah dilaksanakan merupakan suatu kehormatan dan pengalaman yang sangat berharga. Pengalaman tersebut, hendaknya dapat dijadikan sebagai refleksi dan evaluasi agar lebih mempersiapkan diri untuk lebih profesional dalam menghadapi tugas-tugas selanjutnya dimasa mendatang.

"Terima kasih dan saya bangga dengan pelaksanaan tugasnya," kata Bagus Antonov Hardito.

Sementara itu Kapolda Gorontalo Irjen Pol Adnas menyampaikan terima kasih atas pelaksanaan tugas prajurit TNI dan telah kembali lagi ke Gorontalo.

"Tugas merupakan suatu kehormatan, untuk itu, saya atas nama seluruh Bhayangkara serta Bhayangkari mengucapkan selamat, ke depan kita akan bekerjasama mengamankan Gorontalo, apalagi ditengah pandemi COVID-19 seperti ini." katanya. (Antara)
 

Editor : Dwi Putro Agus Asianto