logo

Maluku Tengah; Jembatan Waikaka Rusak Parah Hampir Roboh

Maluku Tengah; Jembatan Waikaka Rusak Parah Hampir Roboh

Foto:Antara
12 Agustus 2020 22:05 WIB
Penulis : Yacob Nauly

SuaraKarya.id - AMBON: Jembatan Waikaka di Maluku Tengah rusak parah  hampir roboh.  Jembatan ini  vital karena merupakan  penghubung  ruas jalan  lintas Seram yang dihuni oleh warga tiga kabupaten.

Jika jembatan itu dibiarkan maka distribusi  bahan pokok berupa Sembako dan bahan bangunan  akan terhambat sampai  ke daerah tujuan untuk  waktu lama. Akibatnya adalah masyarakat akan kesulitan bahan makanan dan bahan kebutuhan  sekunder lainnya. 

Gubernur Maluku Murad Ismail meninjau kondisi jembatan Waikaka di Desa Tala, Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) yang mengalami rusak parah dan hampir roboh, Rabu (13/8/2020), seperti diansir Antara.

Gubernur yang didampingi didampingi Bupati SBB Yasin Payapo, Kadis PUPR Maluku M Marasabessy, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XVI Maluku Satrio Sugeng Prayitno dan Kadis Perhubungan Provinsi Maluku M Malawat, melihat kondisi jembatan yang miring dan hampir roboh tersebut.

Rusaknya jembatan tersebut akibat banjir pada Juni 2019 membuat akses transportasi darat yang menghubungkan tiga kabupaten di Pulau Seram yakni SBB, Maluku Tengah dan Seram Bagian Timur (SBT), nyaris lumpuh.

Bahkan jembatan bally yang letaknya bersebelahan dan merupakan jembatan darurat yang dibangun Dinas PU maluku dan BPJN XVI Maluku juga hanyut terbawa derasnya air sungai Tala yang meluap pada awal Juni 2020.

Gubernur Murad meminta pihak BPJN untuk memprioritaskan pembangunan jembatan darurat agar memperlancar akses transportasi terutama mobilitas angkutan barang ke tiga kabupaten tersebut.

Dia juga berharap pekerjaan pembangunan jembatan dapat memperhatikan segi kualitasnya termasuk memperhitungkan kuatnya arus air sungai Tala yang meluap saat musim hujan, sehingga tidak mudah rusak.

Dia berharap seluruh pekerjaan pembangunan jembatan terpanjang di Pulau Seram itu dapat rampung pada bulan Mei 2021. "Saya berharap pekerjaannya sapat digenjot sehinga bisa rampung pada Mei 2021," ujar Murad.

Kepala BPJN XVI Maluku Satrio Sugeng Prayitno mengaku, pekerjaan pembangunan jembatan Waikaka sering terhambat cuaca yang tidak menentu, karena saat ini seluruh wilayah di Pulau Seram sedang memasuki musim hujan.

Mudah-mudah musim hujannya segera berakhir sehingga pekerjaan di lapangan dapat dioptimalkan.

Satrio mengaku, Saat ini pihaknya sedang memesan rangka jembatan dan diperkirakan akan tiba di Pulau Seram pada tiga bulan mendatang.

"Panjang bentangan jembatan yang akan dibangun yakni 100 meter dengan menggunakan konstruksi baja," katanya.

Pembangunan kembali jembatan Waikaka sempat mendapat perhatian Presiden Joko Widodo yang berkunjung ke Ambon pada Oktober 27 Oktober 2019.

Presiden bahkan menginstruksikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, untuk segera menangani perbaikan jembatan Waikaka di Desa Tala.

Jembatan Waikaka terletak di perbatasan antara kecamatan Elpaputih, Maluku Tengah dengan kecamatan Amalatu, Kabupaten SBB. Jembatan ini telah diperbaiki sementara oleh Dinas PU Maluku bekerjasama dengan BPJN XVI Maluku dengan memasang jembatan bally.

Editor : Laksito Adi Darmono