logo

Pejabat Pimpinan Tinggi Terisi Semua, Tinggal Laksanakan Program Bangga Kencana

Pejabat Pimpinan Tinggi Terisi Semua, Tinggal Laksanakan Program Bangga Kencana

Kepala BKKBN dr Hasto Wardoyo, SP OG(K).(foto,ist)
11 Agustus 2020 18:09 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - JAKARTA: Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo bisa bernafas lega, karena semua jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi di lingkungan BKKBN sudah terisi semua.

"Sekarang tinggal melaksanakan target-target yang sudah dicanangkan. Tinggal melaksanakan program Bangga Kencana. Kami bersyukur yang ikut bidding banyak, berarti BKKBN banyak diminati," tutur dia, usai pelantikan 13 Pejabat Pimpinan Tinggi di lingkungan BKKBN, di Auditorium BKKBN Pusat, di Jakarta, Senin (10/8/2020).

Ke depan, lanjut Hasto, di masa pandemi Covid-29 ini, program-program yang diprioritaskan terkait dengan pelayanan. Dinyatakannya, pelayanan ini penting karena menyangkut siklus hidup bina keluarga.

Disebutkannya, pelayanan keluarga balita, bina keluarga remaja, bina keluarga lansia, ini yang perlu dipertahankan. "Jangan sampai kelompok-kelompok  yang selama ini tidak ada pertemuan menjadi putus advokasnya," ujarnya.

Pelayanan berikutnya, imbuhnya, terkait pelayanan KB. "Jangan sampai Covid-19 nya negatif, istrinya positif," seloroh Hasto.

Terkait dengan para pejabat yang dilantik meliputi 3 (tiga) Pejabat Pimpinan Tinggi Madya yaitu Sekretaris Utama, Inspektur Utama, serta Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi. Ditambah dengan 7 (tujuh) Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama BKKBN Pusat. Yakni Kepala Biro Sumber Daya Manusia, Kepala Pusat Penelitian Pengembangan Kependudukan, Direktur Pemaduan Kebijakan Pengendalian Penduduk, Direktur Perencanaan Pengendalian Penduduk, Direktur Bina Keluarga Balita dan Anak, Direktur Bina Ketahanan Remaja, serta Direktur Advokasi dan Bina Hubungan Antar Lembaga.

Pada kesempatan yang sama dilantik pula 3 (tiga) Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi yaitu Provinsi Jambi, Riau dan Gorontalo. Pengukuhan dan pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama telah melalui proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Madya yang dilaksanakan sejak awal Maret 2020 lalu. Sedangkan, untuk seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama mulai dilaksankan sejak Juni 2020.

Pelantikan kali ini telah memenuhi 99 persen jabatan PTM dan PTP yang sudah lama kosong. Seleksi dilakukan secara terbuka dan kompetitif tentunya dengan memperhatikan syarat kompetensi dan kualifikasi kepangkatan, pendidikan dan pelatihan, serta rekam jejak jabatan.

"Juga integritas dan persyaratan lain yang dibutuhkan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan," ujar Hasto.

Seperti diketahui, BKKBN di bawah kepemimpinan Hasto Wardoyo telah melaksanakan beberapa perubahan. Salah satunya adalah Rebranding BKKBN yang merupakan salah satu quickwins yang selanjutnya dituangkan dalam Keputusan Kepala BKKBN Nomor 14/ KKEP/B1/2020 tentang Quickwins BKKBN tahun 2020 yaitu promosi Brand Baru BKKBN.

Di sisi lain, perubahan lingkungan yang cepat dan dinamis menjadi pertimbangan pula bagi BKKBN untuk mengkomunikasikan program-programnya pada masyarakat. "Rebranding tidak semata-mata mengubah identitas institusi melalui logo atau juga tagline dan jargon. Tapi, yang lebih dari itu adalah mengubah mindset. Terutama adalah merubah minsdet pegawai BKKBN," tutur Hasto.

Semua program, lanjutnya, harus ter-delivered bukan sekedar disampaikan. Artinya kita tidak bisa lagi bekerja berdasarkan business as usual, sehingga harus ada quickwins yang dilakukan dalam waktu singkat namun terukur dan berdampak.

Perubahan dan penyesuaian sistem kerja pegawai ASN dalam tatanan Normal Baru (new normal), yang tentunya mempengaruhi bisnis proses organisasi. "Tapi, kita juga harus mulai mengubah mindset kita terkait bentuk-bentuk pelaksanaan kegiatan," ujarnya.

Sehingga, tetap efektif dan efisien dengan tetap menghasilkan output yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan. Diharapkan semua program harus bisa terealisasi dan terdeliverd dengan baik sampai ke masyarakat.

Editor : Dwi Putro Agus Asianto