logo

Tingkatkan Sel-T, Bukti Tolak Angin Dipercaya Dunia: Tembus Ekspor Saudi

Tingkatkan Sel-T, Bukti Tolak Angin Dipercaya Dunia:  Tembus Ekspor Saudi

10 Agustus 2020 23:59 WIB
Penulis : AG. Sofyan

SuaraKarya.id - JAKARTA: PT Industri Jamu dan Farmasi SidoMuncul Tbk telah melakukan ekspor perdana produk unggulannya, Tolak Angin cair ke Arab Saudi.

Moment penting dengan lompatan prestasi mengekspor Tolak Angin dilakukan secara virtual dari tiga lokasi yakni Pabrik SidoMuncul, Bergas, Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, kantor marketing SidoMuncul, Cipete, Jakarta, dan Jeddah, Arab Saudi pada Senin (10/08/2020).

Acara pelepasan ekspor perdana Tolak Angin ditandai dengan pemotongan pita dan pemecahan kendi oleh pejabat setempat dan generasi keempat SidoMuncul di Semarang.

Hadir pada kesempatan ini, Direktur Sido Muncul, Irwan Hidayat, Direktur Pengawasan Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan Badan POM RI, Drs. Martin Suhendri, Apt, M. Farm, Direktur LPPOM MUI Dr. Ir. Lukmanul Hakim M,Si, Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Dr. Ir. Kasan Muhri, Konsulat Jenderal Indonesia untuk Arab Saudi Eko Hartono, Presiden Direktur Mizanain Trading & Marketing Abdilah Bawazeer, Perwakilan dari Balai Karantina Pertanian Kelas I Semarang Heri Widarta, SP, M.Sc, dan Direksi SidoMuncul yang juga generasi keempat SidoMuncul, yakni Maria Hidayat, Irnez Hidayat, Nadia Ardity, dan Roy Anton.

"Saya berterima kasih kepada Badan POM yang sudah membantu dan berkenan memfasilitasi ekspor perdana ini hingga bisa terlaksana dengan baik dan lancar sekalipun di saat Indonesia dan dunia masih mengalami pandemi Covid-19. Setelah capaian ini, SidoMuncul berencana melakukan ekspansi ke negara-negara lain," kata Direktur SidoMuncul Irwan Hidayat di Kantor Cipete, Jakarta Selatan, Senin (10/8/2020).

Tolak Angin akan didistribusikan secara merata di seluruh mainstream market yang ada di jazirah Arab Saudi agar masyarakat mudah mendapatkan Tolak Angin.

SidoMuncul memberangkatkan satu kontainer berukuran 20 feet yang berisikan 1700 karton produk Tolak Angin cair untuk dikirim ke negeri Raja Salman.

"Ekspor perdana SidoMuncul dengan value lebih dari 80 Ribu USD ke Saudi ini adalah karena kepercayaan dunia, terutama masyarakat Arab terhadap kualitas produk Tolak Angin yang telah melakukan kepatuhan dan kepatutan otoritas selama ini. SidoMuncul sebelumnya sudah mengekspor ke beberapa negara seperti USA, Australia, South Korea, Philippines, Brunei Darrussalam, Malaysia dan Singapore," ungkap Irwan Hidayat.

Pada kesempatan peluncuran ekspor produk paling disukai publik ini, SidoMuncul juga memberikan sertifikat analisa hasil penelitian Tolak Angin kepada para tamu terkait dan awak media yang hadir pada moment tersebut.

Menurut Irwan, Tolak Angin telah melakukan Uji Khasiat atau Uji Manfaat pada tahun 2007 oleh Lembaga Penelitian Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang dibawah pimpinan Prof. dr. Edi Dharmana, M.Sc. Ph.D.Sp.

"Hasilnya minum Tolak Angin cair dua sachet dalam sehari terbukti mampu meningkatkan sel-T secara umum yang merupakan indikator daya tahan tubuh, baik orang yang sehat maupun orang sakit," tandasnya.

Sulung dari 5 bersaudara generasi ketiga SidoMuncul ini menuturkan Tolak Angin memang bisa meningkatkan sel-T tapi tidak spesifik untuk menangkal virus tertentu.

Kasus Covid-19 misalnya, jelas Irwan, hanya bisa diatasi dengan vaksin. Begitu pun dengan virus-virus yang lain. Namun, Tolak Angin bisa diminum untuk menjaga agar daya tahan tubuh tetap kuat. Termasuk kekuatan imun untuk menangkal infeksi Covid-19.

Seperti diberitakan, Universitas Oxford dengan AstraZeneca (perusahaan farmasi) melakukan penelitian vaksin virus korona bahwa antibodi dan sel-T disebut dapat menekan hingga menetralkan virus yang terdeteksi (Covid-19).

"(Tolak Angin) lain dengan vaksin. Kalau vaksin yang Oxford itu kan katanya meningkatkan antibodi, limfosit T, protektif terhadap virus. Kalau obat stimulan seperti Tolak Angin berkhasiat meningkatkan daya tahan tubuh secara umum. Memang tidak spesifik terhadap Covid-19," tegasnya.

Selain itu, Tolak Angin juga telah melakukan Uji Toksisitas bekerjasama dengan Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma yang dipimpin oleh Apt Ipang Djunarko, M.Sc.

Hasilnya Tolak Angin terbukti aman dikonsumsi selama 232 bulan selama sesuai dengan dosis yang ditentukan.

Keberhasilan SidoMuncul dalam mengekspor Tolak Angin cair tidak terlepas dari kepatuhan perusahaan dalam mentaati peraturan pemerintah dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Ekspor perdana Tolak Angin ke Arab Saudi menjadi bukti bahwa obat herbal asli Indonesia dapat diterima oleh negara lain karena bisa dipercaya," jelas Influencer yang juga sosiopreneur ini***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto