logo

OJK Sanggupi Bantu Nasabah Kresna Life Yang Gagal Bayar

 OJK Sanggupi Bantu Nasabah  Kresna Life  Yang Gagal Bayar

Ratusan nasabah AJK fose bersama di lobi gedung Wisma Mulia 2, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan,Senin (10/8/2020).
10 Agustus 2020 20:29 WIB
Penulis : Yon Parjiyono

SuaraKarya.id - JAKARTA: Ratusan nasabah Asuransi Jiwa Kresna atau Kresna Life sudah bisa sedikit bernafas lega karena keinginannya bertemu dengan pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkabulkan.

Para nasabah Asuransi Jiwa Kresna (AJK) mendatangi kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Gedung Wisma Mulia 2, Jl. Gatot Subroto, Kuningan Barat, Jakarta Selatan, Senin (10/8/2020).

Setelah menunggu sejak pagi hari, akhirnya tiga orang perwakilan nasabah AJK yakni Inggard Joshua, Rita dan satu orang lagi diterima oleh Kepala Bidang Pengawasan OJK Suprianto dan tiga Bidang Perlindungan Konsumen.

"Alhamdulillah usaha kami untuk bertemu dengan salah seorang pimpinan yang membidangi pengawasan asuransi berhasil, saya dan dua nasabah lain sebagai perwakilan ribuan nasabah, diterima dengan baik Pak Suprianto," kata Inggard Joshua kepada wartawan, Senin (10/8/2020).

Para nasabah Asuransi Jiwa Kresna atau Kresna Life ini mendesak OJK agar tidak tinggal diam dan mau membatu para nasabah menyelesaikan persoalan dengan pihak direksi PT Asuransi Jiwa Krena atau Kresna Life yang tidak mau menyelesaikan klaim mereka yakni manfaat investasi sejak Mei 2020.

Inggard menambahkan, OJK segera memanggil Direksi PT Asuransi Jiwa Kresna, dan nanti pihak OJK akan menyampaikan informasi kepada perwakilan nasabah melalui email dan telepon.

Menurut Inggard, OJK adalah lembaga pengawas keuangan yang dilindungi UU, dan bertugas membela dan melayani masyarakat nasabah. "Kami yakin OJK tahu kemana dan dipakai untuk apa uang kami di Asuransi Jiwa Kresna, sehingga pihak Kresna Life gagal bayar atas klaim yang kami ajukan,"ujar Rita Wijaya, koordinator nasabah Asuransi Jiwa Kresna atau Kresna Life kepada wartawan di Kantor OJK, Senin, (10/8/2020).

Dikatakan Rita, ia bersama rekan-rekannnya nasabah Asuransi Jiwa Kresna, sudah empat kalinya mendatangi kantor OJK nenyerahkan surat, namun pihak OJK belum mau menemui mereka.

"Bahkan kami sudah berkirim surat ke OJK, untuk minta bertemu dengan pejabat OJK namun surat kami tidak perah mendapatkan balasan dari OJK," ucapnya. Kehadiran para nasabah Asuransi Kresna Life ini ke Gedung OJK, pukul 10 : 30 WiB 

Perwakilan polis baru bisa menemui pihak pejabat OJK sekitar pukul 14 : 00 Wib, itu pun setelah salah nasabah, Inggard Joshua mendesak pejabat OJK mau menemui para pemilik polis Asuransi Kresna Life.

"Kedatangan kami kesini meminta pihak OJK untuk bisa membantu masalah kami. Karena OJK adalah lembaga negara yang tahu semua aliran dana yang digunakan oleh lembaga pembiayaan. Dan OJK digaji oleh rakyat bukan oleh konglomerat. Jadi tidak ada alasan bagi OJK menolak untuk bertemu kami," ucap Inggard.

Dikatakan Politisi Gerindra ini, dari pertemuannya dengan pihak OJK akhirnya disepakati kalau pihak OJK mau menjembati pertemuan antara nasabah dengan pihak direksi PT Asuransi Jiwa Kresna.

Tak hanya itu, manta Ketua Pemuda Pancasila DKI Jakarta ini mengatakan, dari hasil pembicaraannya dengan OJK, terungkap kalau pihak Kresna Life berbohong yang menyebut bahwa restruktur pembayaran manfaat/ bunga dan investasi yang dilakukan managemen Kresna Life disetujui OJK.

"Jadi dalam pertemuan tadi terungkap, kalau pihak OJK tidak pernah menyetujui restruktur pembayaran manfaat/ bunga dan investasi yang dilakukan managemen Kresna Life.

Pihak OJK mengatakan, pihak Kresna Life hanya membawa-bawa OJK dalam masalah gagal bayar bunga/manfaat dan pengembalian modal dana investasi," tutur Inggard.

Namun demikian kata Inggard, pihaknya dan rekan-rekan sesama nasabah Asuransi Jiwa Kresna mengapresiasi respon positif dari OJK yang akan membantu permasalahan ini. Setelah perwakilan nasabah pemegang polis Asuransi Jiwa Kresna diterima pejabat OJK, mereka membubarkan diri.

Editor : Dwi Putro Agus Asianto