logo

Menaker: Perusahaan Agar Menyiapkan Petugas K3 Covid-19

Menaker: Perusahaan Agar Menyiapkan Petugas K3 Covid-19

Menaker Ida Fauziyah.(foto,ist)
31 Juli 2020 22:13 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - KARAWANG: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, usai melakukan kegiatan Senam Pekerja Sehat (SPS) di halaman kantor pengelola kawasan Karawang International Industrial City (KIIC), di Karawang, Jawa Barat, Rabu (29/7/2020), minta tiap perusahaan menyiapkan petugas K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) Covid-19.

Petugas K3 Covid-19, dibutuhkan sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di tempat kerja. "Kita minta ada petugas K3 Covid-19 di tiap perusahaan dan perkantoran, yang bertugas secara khusus untuk mencegah dan mengantisipasi penyebaran Covid-19 di tempat kerja," tuturnya.

Diingatkannya, agar protokol kesehatan dapat diimplementasikan dengan baik, para pengusaha dan pekerja harus semaksimal mungkin menerapkan pola hidup bersih dan sehat dengan menjadikannya sebagai sebuah budaya hdup. Protokol kesehatan bukan sekadar kewajiban pengusaha kepada pekerja ataupun sebaliknya.

"Jangan bawa masker karena takut dihukum denda. Harus jadi addict, bawa masker harus dijadikan sebuah ketagihan. Mari menyayangi diri sendiri dan menyayangi orang lain dengan menjaga diri, agar penyebaran Covid-19 tak terjadi," terangnya.

Tak hanya itu, Menaker juga mendorong para pengusaha, untuk menerapkan Gerakan Pekerja Sehat di lingkungan perusahaannya. Gerakan ini bertujuan untuk membantu pekerja/buruh beradaptasi dengan kebiasaan baru.

Sehingga, mampu mewujudkan dunia industri yang produktif dan aman dari Covid-19. “Melalui Gerakan Pekerja Sehat, diharapkan pekerja/buruh selamat, sehat, dan produktif serta perusahaan dapat tetap mempertahankan produktivitas dan adaptif dengan kondisi kebiasaan yang baru,” tuturnya.

Menaker mengungkapkan, program Gerakan Pekerja Sehat merupakan implementasi atas Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Perluasan dari Germas ini untuk menyesuaikan implementasi budaya hidup sehat dengan kebutuhan di tempat kerja.

“Gerakan Pekerja sehat bertujuan untuk memasyarakatkan budaya hidup sehat di tempat kerja dan menghilangkan kebiasaan dan perilaku pekerja/buruh yang kurang sehat,” terangnya.

Program Gerakan Pekerja Sehat disebutnya memiliki beberapa fokus yaitu deteksi dini penyakit pada pekerja, tempat kerja tanpa asap rokok, aktivitas fisik/olahraga, penyediaan ruang asi, perilaku hidup bersih dan sehat, penggunaan APD, tindakan P3K, dan promosi gizi seimbang.

"Saya berharap kawasan industri KIIC menjadi bagian garda terdepan untuk membangun pekerja sehat. Kawasan-kawasan industri lain harus melaksanakan hal serupa," kata dia. Menaker didampingi Plt Dirjen Binwasnaker dan K3 Iswandi Hari, Direktur PNK3 Ghazmahadi, serta Kepala Biro Humas Kemnaker Soes Hindharno.

Di bagian lain, Direktur KIIC Sanny Iskandar, mengapresiasi dorongan Kemnaker kepada industri agar tetap bekerja secara produktif tanpa melupakan menjalankan protokol kesehatan.

Sani menambahkan, untuk memastikan protokol kesehatan diterapkan dengan baik, pihaknya telah berkeliling ke beberapa industri dan pabrik yang ada di Kawasan KIIC. "Mereka (industri-red) semua telah melaksanakan protokol kesehatan. Tapi di KIIC yang terdapat 160 perusahaan/ industri belum ada yang positif Covid-19," jelasnya.

Editor : Dwi Putro Agus Asianto