logo

Pengurus YPBN Agar Peduli Pada Kebijakan Dan Program Pemerintah

Pengurus YPBN Agar Peduli Pada Kebijakan Dan Program Pemerintah

Menaker Ida Fauziyah.(foto,ist)
31 Juli 2020 21:48 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - JAKARTA: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, mengukuhkan sekaligus meresmikan pengurus Yayasan Purna Bakti Naker (YPBN) masa bhakti 2020-2023 di ruang Tridharma Kemnaker, Jakarta, Rabu (29/7/2020).

YPBN didirikan oleh 16 Alumni Kemnaker, ASN/PNS aktif, dan masyarakat. Menaker minta agar pengurus YPBN memiliki perhatian serta kepedulian terhadap kebijakan dan program pemerintah. Terutama dalam peningkatan sumberdaya manusia (SDM) Indonesia, menciptakan, serta mengisi peluang dan kesempatan kerja.

"Diharapkan YPBN dapat turut membantu pemerintah dalam mengurangi pengangguran, sekaligus sebagai sarana untuk memberdayakan dan menyejahterakan para purna tugas Kemnaker," kata Menaker yang menjabat sebagai Dewan Kehormatan YPBN.

YPBN adalah organisasi sosial yang independen non politik dengan berbagai kegiatan di bidang keagamaan, sosial, dan kemanusiaan. "Tujuan utama YPBN adalah turut serta membantu pelaksanaan kebijakan pemerintah dalam pengentasan pengangguran dan mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan dan pelatihan serta perluasan kesempatan kerja," papar Menaker.

Dalam struktur organisasi YPBN, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi periode 2005-2009, Erman Suparno, bertindak sebagai Ketua Dewan Pembina. Dia didampingi dua Anggota Dewan Pembina yaitu Bambang Satrio Lelono dan Hery Sudarmanto.

Erman Suparno mengatakan, Yayasan ini mengemban tugas sebagaimana diamanahkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2004 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2001 tentang Yayasan.

"Yayasan ini bergerak di bidang sosial, kemanusiaan dan pendidikan. Tapi yang jelas yayasan ini fokusnya untuk membantu pemerintah dalam hal meningkatkan SDM, sekaligus membantu pemerintah dalam pembangunan ekonomi mikro," tutur Erman Suparno

Editor : Gungde Ariwangsa SH