logo

Dukung Gibran, Anggota DPRD Solo Dari PKS Dijatuhi Sanksi

Dukung Gibran, Anggota DPRD Solo Dari PKS Dijatuhi Sanksi

Anggota dewan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Didik Hermawan
30 Juli 2020 23:09 WIB
Penulis : Endang Kusumastuti

SuaraKarya.id - SOLO: Anggota dewan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Didik Hermawan, dicopot dari jabatannya sebagai sekretaris Fraksi PKS di DPRD Solo, Kamis (30/7/2020). Sanksi pencopotan tersebut dilakukan DPD PKS Solo setelah Didik yang mengatasnamakan dari Kaukus Muda PKD menyatakan dukungannya kepada Gibran-Teguh Prakosa dalam Pilkada Solo.

Selain itu, Didik juga dinilai tidak etis karena mengenakan baju batik bergambar Gibran. Padahal sampai saat ini PKS belum menentukan sikap dalam Pilkada Solo Desember mendatang. Sanksi lain yang dijatuhkan adalah penonaktifan Didik sebagai juru bicara fraksi selama satu tahun kedepan.

"Yang bersangkutan tidak diperbolehkan mengenakan baju itu lagi dalam forum-forum kedewanan," jelas Ketua Fraksi PKS Asih Sunjoto Putro kepada wartawan seusai klarifikasi.

Menurut Asih, sanksi yang diberikan sudah melalui proses klarifikasi pada yang bersangkutan. Dalam klarifikasi tersebut Asih mengatakan jika Didik melakukan hal tersebut secara spontan.

"Yang bersangkutan juga sudah mengakui kesalahannya, yakni menggunakan baju itu dalam forum resmi dan mewakili fraksi," jelasnya lagi.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Abdul Gofar Ismail menambahkan, pihaknya menyerahkan keputusan sanksi pada fraksi. Tapi sanksi itu sudah diketahui Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS.

"Saat sidang kebetulan saya bersamaan rapat zoom dengan DPP. Jadi dari DPP dan DPW sudah mengetahui keputusan ini," kata Gofar.

Terkait sikap PKS dalam Pilkada mendatanh, Gofar mengatakan PKS tetap konsisten menjaga iklim demokrasi di Kota Solo agar sehat. Sehingga tidak hanya satu calon saja yang maju dalam Pilkada Kota Solo 2020 mendatang.

"Kami tetap akan membangun koalisi agar bisa bersaing dengan PDIP," katanya lagi.

Sementara itu, Didik Hermawan telah meminta maaf atas aksinya kemarin.

"Saya meminta maaf atas apa yang saya lakukan kemarin. Apa yang saya lakukan telah membuat bingung para kader dan umat yang selama ini setia memilih dan mendampingi PKS," ujar Didik.

Dirinya juga menerima sanksi yang diberikan. Didik berjanji akan menjadi kader PKS yang taat dengan keputusan partai. ***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto