logo

Covid-19: Beruntung Atau Buntung

Covid-19: Beruntung Atau Buntung

13 Juli 2020 10:24 WIB

SuaraKarya.id - Oleh : Sugiyanto

BILA kita mendengar info tentang Covid-19 di Negeri ini, maka pasti dalam hati kecil akan berkata " Ngeri-Ngeri Sedap " lantaran jumlah kasus Covid-19 terus bertamah.

Berdasarkan laporan data pada akun Twitter @BNPB_Indonesia, Minggu (12/7/2020) sore Ini, tercatat ada 1.681 kasus baru. Total kasus viruscorona di Indonesia menjadi 75.699 orang.

Total jumlah pasien yang sembuh yakni 35.638 orang. Sedangkan 3.606 pasien positif viruscorona 2019 dilaporkan meninggal dunia. Ada dua provinsi yang penambahannya sangat banyak.

Pertama, Provinsi Jawa Timur yang mencatat kasus baru terbanyak dengan jumlah penambahan 518, sehingga total ada 16.658 kasus. Penambahan kasus terbanyak kedua hari ini ada di Provinsi DKI Jakarta.

Di mana ada 404 kasus baru, dengan total ada 14.517 kasus terkonfirmasi positif. Terkait dengan hal tersebut, meski rakyat telah taat aturan dan mematuhi protokol kesehatan Covid-19, namum sepertinya rakyat terpaksa harus berkerja atau bertahan hidup dengan bertaruh keberuntungan.

Beruntung bila tak terinfeksi virus asal Wuhan ini, atau buntung karena tertular Corovirus Diases 2019 yang menyebabkan harus diIsolasi atau dirawat, lalu terhenti atau hilangnya pekerjaan dan mata pencaharian.

Sampai kapan ini harus berlangsung ? Kita seperti akan memakan buah simalakama. Dimakan bapak mati, tak dimakan ibu yang mati. Artinya kita jadi serba salah. Bekerja, mencari nafkah dan melakukan aktifitas bisa terinfeksi Covid-19.

Diam saja di rumah akan semakin susah karena tak bisa menafkahi keluarga. Tak ada pilihan, tetap harus bergerak, maju dan bekerja dengan harus menjalankan protokol kesehatan Covid-19, pakai masker, cuci tangan dan selalu jagajarak.

Kami berharap pemerintah pusat dan daerah segera menemukan solusi jitu untuk memutus mata rantai penyebaran Viruscona asal Wuhan, China ini, demi dan untuk keselamatan seluruh rakyat Indonesia. Terakhir, jangan lupa berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar dijauhkan dari wabah Covid-19, dan diberikan kekebalan tubuh, serta selalu sehat wal afiat.

Semoga keberuntungan dalam bentuk apapun selalu bersama kita semua, khususnya terhindar dari penyakit menular Coronavirus 2019. Untuk DPRD DKI Jakarta, meskipun kunker tak langar aturan, sebaikmnya janganlah kunker dulu.

Tunda lah hingga Coronavirus 2019 benar-benar sudah tak ada lagi dii bumi Pertiwi Ini. ***

Penulis adalah Ketua Koalisi Masyarakat Pemerhati Jakarta Baru (Katar).

Editor : Dwi Putro Agus Asianto