logo

Giliran Dokter RS Jiwa Menur, Meninggal Akibat Covid-19

 Giliran Dokter RS Jiwa Menur, Meninggal Akibat Covid-19

12 Juli 2020 21:03 WIB
Penulis : Andira

SuaraKarya.id - SURABAYA: Jumlah dokter yang meninggal dunia akibat Covid-19 di Kota Surabaya, bertambah lagi. Menyusul sejumlah rekan seprofesinya yang wafat akibat terpapar virus asal Wuhan tersebut, kali ini giliran dr Deni Chrismono Raharjo yang sehari-harii bertugas di RSJ Menur, menghembuskan nafas terakhirnya pada Minggu (12/7/2020).

Menurut Direktur Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur, dr M Hafidin Ilham, almarhum yang sedang dalam perawatan di RSUD Dr Soetomo itu meninggal dunia pada pukul 05.00 WIB. "Kami atas nama pimpinan rumah sakit dan seluruh karyawan merasa kehilangan dan turut berduka cita," ujarnya.

Almarhum meninggal dunia setelah 2 pekan menjalani perawatan di RS milik Pemprov Jatim tersebut. Sebelumnya, Dokter Deni  bertugas sebagai dokter jaga di IGD RSJ Menur. Setelah RS itu ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan COVID-19, dr Deni masuk dalam tim dokter jaga pasien.

Dokter yang sudah 9 tahun bertugas di RSJ Menur itu meninggal pada usia 41 tahun. Sebagai bentuk penghormatan terakhir, seluruh tenaga kesehatan RSJ Menur melepas jenazah dokter Deni untuk terakhir kalinya di tempat kerja selama ini dia mengabdikan diri.

Prosesi penghormatan untuk dokter Deni Chrismono dilakukan sesuai protokol. Jenazah tetap berada di dalam ambulance. Sejumlah perawat tak kuasa menahan tangis melihat ambulance yang membawa jenazah dokter Deni keluar dari RS tempatnya mengabdi hingga akhir hayat.

Sementara, jenazah almarhum dimakamkan sesuai protokol COVID-19 dengan cara dibungkus rapat dan di dalam peti. Keluarga juga telah menyepakati lokasi pemakaman di Keputih, tempat pemakaman khusus jenazah COVID-19.

Seiring dengan meninggalnya almarhum, berarti sudah ada tujuh orang dokter di Surabaya yang meninggal akibat Covid-19. Para dokter yang meninggal itu sebelumnya bertugas diantaranya di RSUD Soewandi, RSU dr Soetomo dan terakhir RSU Haji Surabaya.***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto