logo

Akpol Centre Of Exellent:  Kaderisasi Dan Regenerasi Kepemimpinan Polri

Akpol Centre Of Exellent: Kaderisasi Dan Regenerasi Kepemimpinan Polri

12 Juli 2020 17:00 WIB

SuaraKarya.id -  

Oleh: Chrysnanda Dwi Laksana

Akademi kepolisian ( Akpol) merupakan pendidikan dasar bagi calon-calon pemimpin polri di masa yang akan datang. Tatkala membahas masa datang maka lembaga pendidikan Akpol merupakan wadah kaderisasi sekaligus regenerasi kepemimpinan yang mampu menjadikan alumninya memiliki kualitas sebagai  penjaga kehìdupan, pembangun peradaban dan pejuang kemanusiaan. 

Para alumni Akpol sebagai patriot bangsa mampu sebagai penjaga dan pendukung NKRI yang berdasar Pancasila, UUD 45 dan kebhinekaanya. Dengan demikian pendidikan di Akpol merupakan pendidikan patriotisme sekaligus keilmuan sebagai calon polisi yang baik dan calon pemimpin Polri yang promoter.

Proses kaderisasi dan regenerasi bagi para taruna ( peserta didik di Akpol) dididik secara akademik, dilatih secara teknis dan ditransformasi nilai nilai budaya kepolisian.
Yang diajarkan melalui kurikulum yang seimbang terukur antara teori dan konsep-konsep, isu-isu penting yang terjadi dalam masyarakat ( kapita selekta), problem solving ( pemecahan masalah), olah raga dan olah rasa serta latihan-latihan teknik dan teknis kepolisian serta olah rohani atas penanaman nilai-nilai spiritual. Dengan harapan para alumni Akpol selain sebagai petugas polisi yang profesional, cerdas, juga bermoral, dan modern sebagai insan pembelajar yang dinamis.

Alumni Akpol di dalam bertugas sebagai polisi di semua level memiliki spirit bekerja secara profesional dan sadar, bertanggung jawab dan berdisiplin:

1. Dalam mewujudkan dan memelihara keteraturan sosial (kamtibmas) yang dapat dipertanggung jawabkan secara administrasi, secara hukum, secara fungsional/ operasional dan secara moral.
2. Mencegah, menangani berbagai tindak kejahatan yang terjadi  pada tingkat lokal, nasional, regional maupun global.
3. Sebagai pemimpin mampu belajar dan memperbaiki kesalahan masa lalu, Siap menghadapi tantangan, tuntutan bahkan ancaman di masa kini dan mampu menyiapkan masa depan yang lebih baik.
4. Mampu memberdayakan potensi-potensi yang ada untuk menjadi soft power bagi pekerjaan-pekerjaan kepolisian.
5. Menjadi ikon perubahan yang profesional, cerdas, bermoral dan humanis.

Ke 5 point di atas dijabarkan dalam pola pengajaran :1. Di bidang akademik berbasis pada ilmu kepolisian yang diajarkan dalam bentuk : a. Teori, b. Studi kasus, c. Problem solving, d. Capacity building.2. Di bidang pengasuhan dalam mentransformasi kebudayaan polisi diajarkan untuk menjadi insan yang bertaqwa kepada Tuhan YME, menjadi insan Bhayangkara yang humanis, yang peka, peduli dan berbela rasa kepada sesama di semua tingkatan sebagai refleksi pengamalan pancasila.3. Jasmani yang sehat dan kuat serta trampil dan trengginas untuk menjalankan tugas-tugas kepolisian sebagai pelindung, pengayom, pelayan masyarakat serta sebagai penegak hukum.

Semangat lembaga pendidikan Akpol adalah lembaga oencerah ikon bagi bumi kandung a Bhayangkara sejati yang mampu mengkader dan menyiapkan bhayangkara2 muda generasi muda Polri untuk menjadi pemimpin-pemimpin Polri di semua lini baik di masa kini maupun di masa depan. Akpol dibangun sebagai centre of excellent menuju world class police academy sehingga mampu memfungsikan :

1. Tim konseptual (yg akan terus membahas pemikiran-pemikiran konsep-konsep visioner dari Akpol baik pengajaran, pengasuhan, kurikulum, penyiapan soft ware and hard ware, dan program-program unggulan, juga kebijakan-kebijakan baik dari pemerintah, mabes, maupun dari Gubernur  Akpol juga masukkan atau saran saran dari taruna dan sebagainya.
Tim ini sbg tim manajemen, tim kendali mutu, dan sebagai tim kendali mutu. Ini sebagai think tank juga.

2. Tim kurikulum yang akan mengkaji mengembangkan dan meningkatkan dan menjaga kualitas akademik. Termasuk membuat standar-standar pengajar dan silabus baik teori, simulator, studi kasus dan praktek lapangan (problem solving).

3. Tim pengasuhan yang akan  mengkaji character building, mengembangkan, meningkatkan dan menjaga kualitas mental, fisik, penanaman patriotisme n jiwa korsa, serta idealisme dan penanaman nilai nilai polisi yang humanis dalam masyarakat yang demokratis.

4. Tim program unggulan yang akan mengimplementasikan dalam bagian show of force atau sebagai bagian dari promosi, pencitraan, net working, dan tust building.

5. Tim pembangunan fisik : akpol heritage , gerbang, perkantoran, kelas, flat, area publik dan sebagainya yang mencerminkan humanisme, profesional, modern dan kreatif (asri, nyaman, aman, seni dan menghibur)

Sejalan dengan pemikiran di atas maka Akpol adalah pendidikan karakter para taruna merupakan hal pertama dan utama. Karena karakter akan mampu membangun spirit profesional cerdas bermoral dan modern baik bagi institusi maupun masyarakat bangsa dan  negara. Karakter di sini dpt dipahami sebagai : mempunyai komitmen dan integritas, profesional (kapabilitas n kapasitas), unggul yang berarti mampu melampaui hal-hal yang datar datar dan biasa biasa saja. Maka kami menamai : KREATIFITAS TANPA BATAS: membangun karakter menuju world class police academy.  Blue print Akpol terus ditumbuhkembangkan secara dinamis dan kreatif melihat situasi perubahan yang begitu cepat. Dari blue print tersebut dapat dibuat rancang bangun Akpol sebagai centre of exellence yang dilengkapi sistem sistem it dlm mentransformasi pengetahuan maupun nilai nilai budaya dalam religi,seni, tradisi, hobi, komuniti dan teknologi.

Selain membangun secara fisik dan menata heritage, lingkungan belajar dan flat serta bagian bagian dalam mendukung kehidupan dan proses belajar mengajar juga, membangun literasi bagi tumbuh berkembangnya ilmu kepolisian di Indonesa. Akpol unggul dlm bidang akademik (ilmu kepolisian) dengan tersedianya berbagai literasi berupa buku buku hand book (pegangan) dalam wujud hard dan soft copy antara lain : a) ensiklopedia ilmu kepolisian, b) bunga rampai ilmu kepolisian, c) ilmu kepolisian   karangan Prof Parsudi Suparlan maupun terbitan STIK PTIK pada masa Irjen pol Dr Ryco Amelza D d) menyiapkan jurnal ilmiah Akpol, e) buku buku teks book pendukung ilmu kepolisian, f)membangun komunitas para alumni n pemerhati ilmu kepolisian n kepolisian. ***

Brigjen Pol Chrysnanda Dwi Laksana PhD - Direktur Keamanan dan Keselamatan Korlantas Polri, Alumni Akpol 1989.

Editor : Gungde Ariwangsa SH