logo

Menaker: New Normal, Tetap Terapkan Disiplin Protokol Kesehatan

Menaker: New Normal, Tetap Terapkan Disiplin Protokol Kesehatan

Menaker Ida Fauziyah (jaket merah) serahkan bantuan sembako.(foto,ist)
10 Juli 2020 22:15 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - DEPOK: Kendati telah memasuki era New Normal, namun Covid-19 belum pergi dari Indonesia. Untuk itu, seluruh stakeholder ketenagakerjaan diimbau untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Covid belum selesai, masyarakat harus tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Menjaga jarak, olahraga yang cukup, menjaga stamina agar memiliki imunitas tubuh yang baik," tutur Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, saat menghadiri Penyemprotan Disinfektan, Penyuluhan Norma Kerja Pencegahan Covid-19, dan Pemberian Bantuan di Depok, Jawa Barat, Jumat (10/7/2020).

Data, Kamis (9/7/2020) penambahan kasus positif Covid-19 di Indonesia mencapai 2.657. Hal tersebut, harus menjadi perhatian bersama untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan.

Menaker mengingatkan, agar protokol kesehatan dapat diterapkan dengan baik, maka protokol kesehatan jangan dijadikan sebagai sebuah beban. Namun, harus dijadikan sebagai sebuah kebutuhan.

"Mari kita berprilaku hidup bersih dan sehat sebagai sebuah lifestyle, gaya hidup, dan harus dijadikan sebagai sebuah kebutuhan," pintanya.

Menaker juga mengingatkan, menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh adalah salah satu cara menguatkan imunitas tubuh untuk menangkal Covid-19. Untuk itu, dia berharap perusahaan-perusahaan di Indonesia mulai menerapkan Gerakan Pekerja Sehat.

"Karena di era pandemi ini, gaya hidup sehat harus dimiliki oleh pekerja. Cukup waktu untuk melakukan olahraga. Olahraga tidak perlu waktu yang lama, 5-10 menit, yang penting teman-teman bergerak," jelasnya.

Dalam kegiatan penyemprotan disinfektan di Cimanggis, Depok, Menaker mengemukakan, kegiatan ini melibatkan pekerja yang terdampak pandemi Covid-19, baik yang di-PHK maupun dirumahkan. Melalui kegiatan penyemprotan desinfektan ini, pekerja yang ter-PHK dan dirumahkan akan mendapatkan insentif dari Kemnaker.

Kegiatan ini rutin dilaksanakan di hari Jumat sejak Maret 2020. Selain untuk memberdayakan pekerja yang di-PHK dan dirumahkan, kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang sehat dari Covid-19. "Setiap sekali penyemprotan ada 70 orang, teman-teman yang di-PHK, yang dirumahkan," sebut Menaker.

Dalam kesempatan ini, dia juga menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat di sekitar area penyemprotan disinfektan. Dalam menggalang bantuan, Kemnaker melibatkan sejumlah perusahaan. Sedangkan pendistribusiannya, Kemnaker melibatkan warga setempat.

Editor : Gungde Ariwangsa SH