logo

Salah Incar Sepatu Emas Ketiga Secara Beruntun

Salah Incar Sepatu Emas Ketiga Secara Beruntun

Foto: Istimewa.
10 Juli 2020 15:44 WIB
Penulis : Markon Piliang

SuaraKarya.id - JAKARTA: Tidak ada yang salah, bila Mohamed Salah mengincar sepatu emas ketiganya secara beruntun dengan menjadi top skor pada musim kompetisi 2019/2020. Sebagai seorang striker tugasnya adalah mencetak gol. Dan, itu sudah dilakukannya bersama Liverpool dengan mencetak 100 gol tiga musim terakhir.

Banyak orang menilai Salah terlalu ambisius untuk mencetak gol, sehingga ia dianggap sering mengabaikan rekan setimnya yang berdiri bebas untuk mencetak gol. Tapi semua itu ditampik oleh sang manajer Liverpool Jurgen Klopp.

Klopp dapat memaklumi individualistis Salam di lapangan karena ia berposisi sebagai pencetak gol. Ia selalu bermain untuk memenangkan tim, dan itu sudah dilakukannya dengan baik. Sebagai contoh, ketika pemain asal Mesir ini menyumbang dua gold an satu assist memetik kemenangan 3 – 1 atas Brighton Kamis kemarin.

Klopp malah memuji kontribusi Salah dalam tim. Apalagi dengan tambahan dua gol ke gawang Brighton, dengan 19 gol posisinya berada di peringkat tiga topskor sementara EPL musim ini. Ia terpaut satu gol di bawah striker Arsenal Pierre-Emerick Aubameyang (20) dan tiga gol di bawah bomber Leicester City Jamie Vardy (22).

Bukan tidak mungkin dalam sisa 4 laga terakhir Salah akan mengoleksi lebih banyak gol lagi. Bila itu terjadi tentu saja ini rekor baru untuk dirinya pribadi.

Sepasang gol Salah dalam laga melawan Brighton sekaligus menggenapkan torehannya sejak bergabung dengan Liverpool pada musim 2017/18 menjadi 100 gol. Selain itu, trio Salah, Sadio Mane dan Roberto Firmino pun kini total mengemas 250 gol buat Liverpool.

“Dalam dua musim terakhir ia meraih trofi Sepatu Emas. Itu selalu penting, penting juga bagi Sadio (Mane),” kata Klopp.

“Pada akhirnya, Anda hanya bisa mencetak gol ketika Anda tampil baik dan dia melakukannya malam ini, jadi itu sangat bagus. Jika Anda terlalu fokus pada gol—yang mana mereka tidak begitu—Anda tidak akan cukup bisa bergerak untuk berada dalam situasi yang tepat,” lanjut pelatih asal Jerman ini.

"Gol yang kami cetak dalam laga ini sangat bagus. Pergerakan kami banyak untuk mencetak gol, jadi itu bagus. Kami bisa mencetak lebih banyak, itu benar, tapi itu sudah cukup banyak. Total 250 gol itu benar-benar luar biasa. Bayangkan dimana saya akan berada jika mereka tidak bermain untuk saya. Wow!,” pungkasnya.

Seperti diketahui pada musim 2017/18 Salah sukses menyabet gelar pencetak gol terbanyak EPL dengan 32 gol. Sementara musim lalu, ia berbagi gelar dengan rekan setimnya, Sadio Mane, serta Aubameyang dengan 22 gol. Bagaimana musim ini? Kita tunggu empat partai terakhir. ***