logo

Menaker Komitmen Terus Bangun Kompetensi Warga Di Lingkungan Pesantren

Menaker Komitmen Terus Bangun Kompetensi Warga Di Lingkungan Pesantren

Menaker Ida Fauziyah.(foto,ist)
06 Juli 2020 22:47 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - JOMBANG: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah menyatakan, komitmennya untuk terus membangun kompetensi warga di lingkungan pesantren dengan memperbanyak pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas berbasis pesantren.

Komitmen tersebut dikemukakannya saat memberikan sambutan dalam acara peletakan batu pertama pembangunan gedung bedah sentral dan rawat inap Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu (4/7/2020).

Peletakan batu pertama ini turut dihadiri Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Abdul Halim Iskandar, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab, Plt. Dirjen Binapenta & PKK Aris Wahyudi, serta Dirut RSNU Bambang Dwi Hayunanto.

Dilanjutkan Menaker, program BLK Komunitas merupakan terobosan dari Presiden Joko Widodo dalam peningkatan kompetensi SDM Indonesia. "Hadirnya BLK Komunitas di lembaga pendidikan keagamaan, diharapkan santri atau siswa dari lembaga pendidikan keagamaan serta masyarakat, memiliki akses pelatihan keterampilan kerja yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja lokal," tuturnya.

Di masa Covid-19, ungkapnya, Kemnaker juga ingin berkontribusi membangun lingkungan pesantren yang sehat dengan membuat sanitasi yang baik. "Program ini tentunya melibatkan tenaga kerja yang terPHK maupun dirumahkan," katanya.

Terkait pembangunan RSNU Jombang, Menaker mengaku semua pihak patut bangga atas perkembangan RSNU Jombang. Setelah selama 9 tahun memberikan pelayanan, kini Rumah Sakit tersebut melanjutkan pembangunan tahap kedua.

"Hal ini menunjukkan keberadaan rumah sakit ini makin dibutuhkan dan diterima masyarakat Jombang dan sekitarnya, dalam memberikan layanan kesehatan," ujarnya.

Pandemi Covid-19, imbuhnya, telah meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan. Mulai dari pencegahan, deteksi dini, sampai pengobatan. Karenanya, RSNU Jombang harus terus menjadi rumah sakit modern dengan fasilitas mutakhir, serta didukung tenaga medis dan paramedis yang profesional.

Untuk memenuhi kebutuhan tenaga medis dan paramedis yang andal, serta upaya meningkatkan layanan yang makin prima, Menaker menekankan perlunya sinergitas antara pemerintah, perguruan tinggi (baik perguruan tinggi di lingkungan NU maupun non-NU), swasta, serta institusi lain yang relevan.

Editor : Gungde Ariwangsa SH