logo

Penemu Herbal JSH, Jelaskan Obatnya Bisa Menyembuhkan Dan Terus Menyehatkan

Penemu Herbal JSH, Jelaskan  Obatnya Bisa Menyembuhkan  Dan Terus Menyehatkan

Jonatha Sofjan Hidajat, penemu obat Herbal JSH dan produk temuannya yang terinspirasi temuan ilmuwan peraih Nobel Tahun 1931, Dr Otto Warburg
30 Juni 2020 17:47 WIB
Penulis : AG. Sofyan

SuaraKarya.id -  JAKARTA: Bermula dari pasien positif Covid-19 sembuh setelah minum secara disiplin kapsul Herbal JSH yang disumbangkan oleh PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk di rumah isolasi darurat, Rumah Dinas Walikota Semarang lalu berita viral di media mainstream, medsos serta perbincangan lini masa. Testimoni pasien positif Korona yang dikutip oleh media massa ini menjadi viral dan dianggap kontroversi lantaran beranggapan pasien tersebut sembuh semata-mata karena minum obat Herbal JSH.

Padahal Herbal JSH ini adalah food suplement penambah imun bukan hanya untuk dikhususkan untuk pasien Covid-19 tapi juga untuk orang sehat supaya tetap sehat. Bisa jadi dan memang terjadi saat itu pasien Korona yang dikarantina di Semarang telah mengkonsumsi kapsul Herbal JSH bantuan dari SidoMuncul justru akhirnya sembuh betul. Ini dibuktikan dengan test swab berulang kali menjadikan pasien positif Covid-19 dinyatakan clear and clean sembuh dari Korona sehingga keluarga dan masyarakat pun beranggapan Herbal JSH mampu melawan Covid-19.

Dari 45 pasien, sebanyak 40 orang sudah melakukan swab positive menjadi swab negative dan telah dinyatakan sembuh setelah mengkonsumsi JSH dalam waktu 7-9 hari saja. Mereka kini telah dikembalikan kepada keluarga dan lingkungan serta diterima dengan baik seperti keadaan normal sebelum terinfeksi Covid-19.

"Pengalaman dan testimoni dari penderita Covid-19 yang sembuh tentu tidak bisa kami “abaikan“ begitu saja. Pengalaman mereka yang sembuh dari Covid-19 setelah minum kapsul JSH, banyaknya orang yang terinfeksi dan belum ada obat untuk Covid-19 ini, yang mendorong kami tergerak untuk membagikan kapsul JSH yang kami buat, disumbangkan kepada beberapa rumah sakit milik pemerintah daerah, seperti di Kota/Kabupaten Semarang, Kota Salatiga dan Kabupaten Boyolali serta RS di Wisma Atlet dan RSPAD Jakarta, serta Pemprov Jawa Timur, "ujar Jonatha Sofjan Hidayat, tokoh sentral dibalik munculnya obat Herbal JSH ini di kantornya Grha Muncul Mekar, Jakarta Barat, Selasa (30/6/2020).

Terhadap pandangan dan persepsi ini, selaku penemu food suplement dengan merek Herbal JSH sesuai inisial namanya, Sofjan menjelaskan bahwa produk kapsul JSH bukan karbon aktif murni tapi merupakan produk alkali PH tinggi untuk menjaga kesehatan untuk semua usia.

"Empat tahun yang lalu, kami mulai melakukan pengembangan produk-produk herbal food supplement. Tujuannya membuat produk untuk orang sehat supaya tetap sehat. Salah satu idenya adalah mengembangkan produk untuk detox atau racun dalam tubuh. Idenya adalah produk alkali sehingga PH-nya tinggi. Karena produk alkali dengan PH tinggi tentu sangat baik untuk kesehatan. Bahkan makanan yang mengandung alkali dianjurkan untuk usia lanjut, penderita kanker atau mereka yang sering terganggu kesehatannya,"ungkap Preskom SidoMuncul ini.

Memang ide cukup brilian ini genuine berasal dari Jonatha Sofyan Hidajat sebagai penemu bahan untuk kapsul herbal JSH. Dia tidak pernah lelah melakukan uji coba dalam penemuan barunya karena diinspirasi oleh temuan peraih nobel tahun 1931 yakni Dr Otto Warburg.

Ilmuwan ini menegaskan tidak ada penyakit termasuk cancer yang dapat bertahan dalam lingkungan alkaline.

Putra kedua generasi kedua SidoMuncul (mendiang Jahja dan Desy Hidayat) ini menegaskan kapsul JSH bukan karbon aktif murni namun telah diproses lebih lanjut sehingga larut dalam air.

"Riset and Development (R&D) SidoMuncul bahkan berhasil melakukan proses dari bahan charcoal menjadi produk alkali atau PH-nya tinggi. Sekali lagi Herbal JSH bukan karbon aktif murni sehingga Kapsul JSH larut di air. Setelah ini kami akan menindaklanjuti penelitian kapsul JSH dengan lembaga-lembaga penelitian kompeten dengan bekerja sama dengan R&D SidoMuncul,"ungkap Sofjan.

Dan puji Tuhan, kata Sofjan, penemuannya telah mengantongi izin Badan Pengawas Obat dan Makanan RI (BPOM) dan telah terdaftar dengan nomer registrasi TR202357121 dengan merk Kapsul JSH***