logo

Mensos Minta Pendamping Aktif Dorong Graduasi KPM PKH

 Mensos Minta Pendamping Aktif Dorong Graduasi KPM PKH

Mensos Juliari P Batubara. (foto,ist)
30 Juni 2020 10:00 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - JAKARTA: Peran para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) sangat strategis sebagai ujung tombak program serta mendorong keluarga penerima manfaat (KPM) tergraduasi dan segera bisa mandiri.

“Saya kira peran pendamping PKH sangat strategis dan wajar kami atas nama Kementerian Sosial menyampaikan penghargaan dan apresiasi, ” ujar Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara saat menyampaikan arahan melalui Video Conference (Vicon) dalam pembukaan Diklat P2K2/FDS PKH E-learning BBPPKS Yogyakarta di ruang rapat Mensos, Jakarta, Senin (29/6/2020).

Dalam Vicon tersebut, Mensos didampingi oleh Kepala Badan Pendidikan Penelitian dan Penyuluhan Sosial (BP3S) Syahabuddin dan diikuti 420 pendamping PKH dari tempat masing-masing.

Dalam kesempatan itu, Mensos mengingatkan, agar seluruh pendamping PKH fokus pada upaya pendampingan keluarga dan mengedukasi KPM supaya mandiri. Selain itu, pendamping dilarang memegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

“Untuk kesekian kalinya, saya mengingatkan agar pendamping tidak memegang KKS dalam kondisi apapun. Kecuali kondisi KPM tidak mampu atau tidak bisa mengoperasikan kartu itu,” ujarnya tegas.

Melalui Diklat pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (P2K2) /Family Development Session (FDS) PKH, pendamping diharapkan mampu mendorong pencapain target graduasi KPM PKH setiap tahunnya sesuai dengan parameter-parameter dari keluarga sejahtera.

“Saya minta Kabadiklitpensos mengkaji parameter-parameter graduasi KPM agar jelas target capaian graduasi setiap tahunnya," kata Mensos.

Dia juga memberikan arahan dalam Diklat P2K2/FDS PKH E-learning BPPKS Padang, yang diikuti 360 pendamping, seiring pandemi Covid-19 dan jumlah kemiskinan baru juga akan meningkat.

“Pendataan terhadap keluarga miskin baru harus dilakukan dengan lebih cermat. Agar program PKH tepat sasaran dan pendamping diharapkan dapat mengantarkan keluarga penerima manfaat. Sehinga, dapat lebih sejahtera dan graduasi secara mandiri," terang Mensos.

Melalui Diklat P2K2/FDS tahun ini, diharapkan bisa berjalan dengan lancar dan apa yang disampaikan berguna bagi pendamping semuanya. Memasuki masa new normal atau kenormalan baru, agar pendamping PKH tetap mematuhi protokol kesehatan saat melaksanakan tugas.

Seperti memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, tidak berkerumum, serta menjaga jarak.

Editor : Dwi Putro Agus Asianto