logo

Tak Masuk 10 besar, Wishnutama Malah Nomor 4 Menteri Yang Bakal Direshuffle

Tak Masuk 10 besar, Wishnutama Malah Nomor 4 Menteri Yang Bakal Direshuffle

30 Juni 2020 07:32 WIB
Penulis : Syamsudin Walad

SuaraKarya.id - JAKARTA: Menteri Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif Wishnutama tak masuk dalam daftar menteri terbaik versi lembaga Survei Indo Barometer. 

 Indo Barometer merilis hasil survei terkait kinerja menteri dalam Kabinet Indonesia Maju. Dalam survei yang dirilis pada Minggu (16/2/2020), Menteri Pertahanan Letnan Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto memperoleh suara responden tertinggi, yaitu 26,8%.

Disusul kemudian Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati 13,9% dan Menteri BUMN Erick Thohir 12,6%. Dalam daftar itu, tidak ada nama lain, termasuk Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama.

Berikut adalah 10 menteri dengan kinerja terbaik versi Indo Barometer:

Prabowo Subianto 26,8%
Sri Mulyani Indrawati 13,9%
Erick Thohir 12,6%
Mahfud Md 7,3%
Nadiem Anwar Makarim 5,2%
Basuki Hadimuljono 1,8%
Syahrul Yasin Limpo 1,4%
Muhammad Tito Karnavian 1,4%
Muhadjir Effendy 0,9%
Luhut Pandjaitan 0,9%

"Nampaknya pilihan Prabowo bergabung dengan pemerintahan Jokowi adalah pilihan tepat. Sebab, dengan ini Prabowo memiliki panggung untuk bertahan sampai 2024," ujar Direktur Eksekutif Indo Barometer M. Qodari, di Jakarta, Minggu, (16/02/2020).

Meskipun Prabowo memiliki tingkat popularitas dan kinerja yang tinggi dibandingkan menteri yang lain, tidak menjadi jaminan untuk menjadi menteri sampai tahun 2024.

"Karena melihat hasil survei pada Maret 2015, menteri dengan penilaian publik tertinggi seperti Susi Pujiastuti tidak diangkat kembali menjadi menteri dan Anies Baswedan terkena reshuffle. Jadi, Prabowo ini bagus, tapi belum aman," lanjut Qodari.

Sementara itu nama Wishnutama yang tak masuk menteri terbaik di survei Indo Barometer malah masuk daftar menteri yang harus direshuffle. Ia berada di nomor 4 daftar menteri yang harus direshuffle versi IPW. Presidium IPW Neta S Pane menilai Wishnutama tak melakukan kerja yang signifikan bagi pariwisata Indonesia. "Tak ada terobosan yang signifikan. Coba saja lihat saat pandemi covid-19, tak ada gerakan untuk membangkitkan pariwisata disaat new normal," kata Neta S Pane.

Sejak pandemi, nama Wishnutama memang hilang bak ditelan bumi. Meski pariwisata paling terdampak saat pandemi, namun bukan berarti menteri berkurung diri di rumah. 

Editor : Gungde Ariwangsa SH