logo

Tak Ada Terobosan, Wishnutama Masuk Daftar Reshuffle

Tak Ada Terobosan, Wishnutama Masuk Daftar Reshuffle

29 Juni 2020 20:43 WIB
Penulis : Syamsudin Walad

SuaraKarya.id - JAKARTA: Presiden Joko Widodo ditengah pandemi Covid-19 ini,  telah membuka kemungkinan melakukan kocok ulang kabinet (reshuffle) kabinet. Sebelumnya, telah beredar sejumlah hasil survei terkait kinerja para menteri Jokowi. Apakah menteri berkinerjanya jeblok akan kena reshuffle?

Sampai Senin (29/6/2020) ini, survei-survei mengenai persepsi publik terhadap kinerja para menteri sudah beredar sejak Februari, saat virus Corona belum menyeruak di Indonesia. Salah satu yang jadi sorotan adalah Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama.

Menparekraf  Wishnutama diminta mengubah strategi anggarannya. Titik berat pada pemasaran dan penyelenggaraan kegiatan (events) dipandang tidak tepat sebagai strategi pascapandemi.

Diungkapkan Anggota Komisi X DPR RI Abdul Hakim Bafagih beberapa waktu lalu, Kementerian Parekraf mestinya memberi perhatian lebih besar pada upaya pembenahan dan kesiapan destinasi.  Pernyataan ini disampaikan Abdul Hakim menanggapi  Rapat Kerja Komisi X DPR bersama Menparekraf Wishnutama, yang berlangsung Selasa (23/06/2020) pekan lalu.

Menurutnya, anggaran yang dialokasikan untuk Deputi Pemasaran dan Deputi Produk Wisata dan Events terlalu besar jika dibandingkan bidang lainnya. Padahal pascapandemi nanti yang pertama-tama harus dilakukan adalah pembenahan dan penyiapan destinasi.

"Kalau destinasi sudah beres, Cleanliness, Health and Safety (CHS) siap, mendapat rekomendasi, tersertifikasi dan masyarakat dapat memahami dengan baik, barulah wisatawan akan merasa nyaman dan terjamin," jelas wakil rakyat asal Dapil Jawa Timur VIII itu.

Dikatakannya, Kemenparekraf bahkan belum memiliki terobosan gagasan untuk menjawab berbagai persoalan. Di antaranya soal harga tiket pesawat menuju destinasi-destinasi, bagaimana mengemas produk dan program menarik untuk mendatangkan wisatawan ke destinasi yang sudah siap. 

"Lalu bagaimana proses persiapan destinasi new normal itu? Apakah ada tim kuratornya? Jangan sampai penentuan destinasi yang dibuka berdasarkan tinjauan dan pertimbangan konvensional, tanpa melihat effort dari destinasi-destinasi baru yang menunjukkan kesiapan dan komitmen bagus," tegas legislator muda Partai Amanat Nasional (PAN) yang juga Anggota Badan Anggaran DPR itu.

Selain anggota DPR, pelaku industri pariwisata juga mengeluhkan lambannya Wishnutama dalam mengambil kibajakan. "Kabijakannya lamban dan tak ada terobosan signifikan. Kami yang dibawah merasakan betapa suport untuk pariwisata dibawah Wishnutama sangat kurang. Padahal pariwisata mencakup semua hal. Ekonomi, investasi, bantuan sosial untuk pekerja pariwisata, umkm. Tidak signifikan, biasa2 saja , malah lambat," kata Taufan salah satu pelaku industri pariwiisata pendiri Temannya Wisatawan.

Kalau dilihat dari kriteria reshuffle, Wishnutama harusnya kena. Dalam daftar 12 menteri yang layak direshuffle, Wishnutama ada diurutan 4. Dalam catatan Presidium IPW Neta S Pane, Wishnutama termasuk dianggap yang tidak kelihatan alias tak ada terobosan.

"Presiden Jokowi jangan sekadar mengancam, tapi Reshuffle kabinet harus segera dilakukan. Sebab kabinet presiden Jokowi semakin loyo dan tidak terarah, baik dalam upaya penegakan hukum, pembangunan sosial maupun ekonomi," kata Neta S Pane dikutip Indozone.id, Senin (29/6/2020).

Menurutnya jika pemerintah ingin berlari kencang seiring diterapkannya konsep New Normal, pergantian kabinet harus dilakukan Jokowi.

"Konsep dan slogan new normal hanya omong kosong belaka jika menteri menteri kabinet Jokowi tetap loyo. Harapan Jokowi akan ada terobosan baru di pemerintahan periode keduanya dengan dimunculkan anak anak muda milenial di kabinet, ternyata gagal total," ujarnya.

Berikut 12 menteri yang dinilai kinerjanya jeblok versi IPW dan patut kena reshuffle:

1. Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. Seharusnya di tengah kegoyahan ekonomi global, kemterian koperasi dan UKM bisa berada di depan menggerakkan ekonomi rakyat lewat terobosan UKM.
2. Menkumham Yasonna Laoly yang dinilai membuat kegaduhan dgn melepaskan ribuan napi. 
3. Menpora Zainudin Amali.
4. Menteri Pariwisata Wishnutama Kusubandio dinilai tak terdengar suaranya
5. Menteri Perdagangan untuk mengatasi mafia perdagangan gula saja tak berdaya
6. Menaker mengijinkan TKA China masuk di tengah pademi Covid 19.
7. Mensos tak mampu mengkoordinasikan bansos.
8. Menteri Kominfo tak jelas kiprahnya di tengah kebingungan Jokowi menghadapi pademi Covid 19.
9. Menteri Perhubungan tak muncul selama pelarangan mudik bisa jadi karena persoalan kesehatan.
10. Menteri Perindustrian tak terdengar kiprahnya.
11. Menteri BUMN tidak jelas fungsi dan kontribusinya dalam membangun BUMN sebagai daya dukung ekonomi di tengah pademi Covid 19.
12. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi selalu memunculkan kontroversial yang memicu kegaduhan. 

Editor : Gungde Ariwangsa SH