logo

Mengandung Narkoba, Polisi Gerebek Home Industri Produksi Cairan Untuk Vape

Mengandung Narkoba, Polisi Gerebek Home Industri Produksi Cairan Untuk Vape

Dokumentasi.
29 Juni 2020 18:38 WIB
Penulis : B Sadono Priyo

SuaraKarya.id - JAKARTA: Home industri memproduksi cairan liquid mengandung narkoba, dan tembakau gorila (sintetis), digerebek Tim Reserse Polda Metro Jaya (PMJ). Tim menangkap 7 tersangka berikut 5 botol cairan terlarang ini.

"Penyalahguna narkoba sekarang menggunakan modus baru dengan menyertakan cairan mengandung unsur narkoba ke dalam Vape. Rokok jenis baru ini digemari anak-anak muda" kata Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana di Mapolda, Senin (29/6/2020).

Kapolda didampingi Direktur Resnarkoba Kombes Mukti Juharsa, Kabid Humas Kombes Yusri Yunus menjelaskan pengungkapan kasus ini berawal dari penangkapan FH pada 12 Juni 2020 di Cakung, Jakarta Timur.

Dari penangkapan FH, polisi mengamankan barang bukti berupa lima botol cairan liquid mengandung narkoba.

"Setelah dilakukan pengembangan, tersangka mengaku mendapatkannya dari Bali," kata mantan Kapolda NTB ini.

Polisi pun kembali melakukan penyelidikan hingga menemukan pabrik rumahan tempat para tersangka memproduksi liquid narkoba.

Ketika menggerebek pabrik rumahan tersebut, polisi menemukan tujuh liter liquid vape mengandung narkoba, 24 Kilogram tembakau gorilla, dan bibit tembakau sintetis sebanyak 500 gram.

"Jadi ada tujuh tersangka yang kita amankan, yaitu AAN, IK, NIK, AAP, ANA, AFP, dan K," terang Nana.Tersangka IK berperan meracik narkoba di rumah nya di Bali dan bantu memasarkan melalui online.

Nana menjelaskan, para tersangka mengedarkan narkoba secara online.

Akibat perbuatannya, ketujuh tersangka dijerat Pasal 114 Ayat 2 Subsider Pasal 112 Ayat 2 Jo Pasal 132 Ayat 2 UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup

Editor : Gungde Ariwangsa SH