logo

Wamendes PDTT: Kemiskinan Di Desa Bertambah Lima Juta Orang

Wamendes PDTT: Kemiskinan Di Desa Bertambah Lima Juta Orang

Wamendes PDTT Budi Arie Setiadi.(foto,ist)
17 Juni 2020 20:41 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - JAKARTA: Wakil Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) Budi Arie Setiadi mengungkapkan kemiskinan di desa meningkat dari 14,96 juta jiwa menjadi sekitar 20,06 juta jiwa.

"Pandemi Covid 19 mengakibatkan munculnya lebih dari lima juta "Orang Miskin Baru" di desa- desa seluruh Indonesia," ujar Budi Arie Setiadi, saat Webinar Desbumi "Upaya Perlindungian Ekonomi Perdesaan dan Perlindungan Pekerja Migran", dari Kakarta, Rabu (17/6/2020).

Kendati demikian, ujarnya, kasus positif tertular pandemi Covid 19 di desa jauh lebih kecil dari di kota. "Ini membuat desa memiliki lini bergerak lebih cepat untuk bangkit. Potensi pergerakan ekonomi desa sangat besar untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional," jelas Wamendes.

Selain program Jaring pengamanan Sosial (JPS) termasuk Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD), kawasan perdesaan memiliki potensi untuk program Ketahanan Pangan, melalukan transformasi dan revitalisasi BUNDes dengan berbagai produk unggulan desa.

"Termasuk program Padat Karya Tunai Desa untuk meningkatkan daya beli masyarakat khususnya di desa," terangnya. 

Kemendes PDTT, ujarnya, bekerja sama dengan berbagai kemeterian dan lembaga melaksanakan program intensifikasi pertanian di 1, 8 juta hektare lahan transmigrasi. Selain berguna menjaga ketahanan pangan, juga mengurangi ketergantungan impor khususnya produk-produk pangan.

"Kita harus mandiri. Bangsa ini mampu. Desa bisa diandalkan untuk memproduksinya," ucap Wamendes PDTT.

Editor : Gungde Ariwangsa SH